URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KORMI Kota Salatiga menggelar kegiatan KORMI Goes To School di SMP Stella Matutina, Rabu 8 Oktober 2025, untuk mempromosikan olahraga rekreasi ketapel. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat olahraga yang edukatif dan menyenangkan. Siswa mendapat coaching clinic dari Tim Salatiga Slingshot dengan prinsip safety first.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KORMI Kota Salatiga Go To School, Ketapel Kini Jadi Olahraga Favorit

KORMI Kota Salatiga Go To School, Ketapel Kini Jadi Olahraga Favorit

KORMI Kota Salatiga Go To School, Ketapel Kini Jadi Olahraga Favorit

KORMI Kota Salatiga menggelar kegiatan KORMI Goes To School di SMP Stella Matutina, Rabu 8 Oktober 2025, untuk mempromosikan olahraga rekreasi ketapel. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat olahraga yang edukatif dan menyenangkan. Siswa mendapat coaching clinic dari Tim Salatiga Slingshot dengan prinsip safety first.
Foto Arief Rasika
Kormi Salatiga kampanyekan olahraga berbasis rekreasi, salah satu olahraga rekreasi yang dibidiknya, ketapel atau slingshot.kepada siswa SMP Stella Matutina Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Salatiga kian gencar mengampanyekan olahraga berbasis rekreasi.

Salah satu olahraga rekreasi yang dibidik adalah ketapel atau slingshot. Kini ketapel menjadi olahraga favorit bagi siswa SMP Stella Matutina Salatiga.

Hal tersebut terlihat dari besarnya animo siswa SMP Stella Matutina Salatiga, pada Rabu 8 Oktober 2025.

Bertempat di lapangan sekolah, siswa siswi bergantian menjajal olahraga ketapel atau slingshot yang sebenarnya merupakan dolanan anak- anak jaman 1980-an.

Siswa mengungkapkan bahwa sangat senang menyambut hadirnya KORMI Goes To School.

Menurut siswa kegiatan KORMI Goes To School yang mengusung olahraga ringan dan mengandung unsur rekreasi ini sangat menyenangkan.

Mereka menambahkan bahwa dengan kegiatan olahraga ini melatih siswa untuk bekerjasama, kreatif, sportif dan tentu melatih daya tahan tubuh, stamina dan psikologis.

Kepala Sekolah SMP Stella Matutina, Suster Agnesita OSF, menyampaikan bahwa sangat senang dengan adanya KORMI Go To School.

Baginya ini merupakan kegiatan kokurikuler yang sangat inspiratif. “Kegiatan ini menjadi wadah yang edukatif, menyenangkan, dan melibatkan partisipasi semua murid,” ungkapnya.

Menurutnya Sekolah dapat meramu dalam 3 unsur dimensi kelulusan dalam kokurikuler ini, yaitu kolaborasi, kreativitas, dan kesehatan.

Ketua KORMI Kota Salatiga, Bagas Aryanto, SP, mengatakan bahwa ini merupakan komitmen KORMI untuk menggelorakan olahraga rekreasi.

“Tidak semua orang menggeluti olahraga prestasi. Maka ini menjadi ajang bagi masyarakat umum, terutama generasi penerus, untuk berolahraga dengan unsur rekreasinya,” tutur Bagas yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Kota Salatiga.

Babe Suryanto selaku pelatih olahraga ketapel atau slingshot, mengatakan bahwa dirinya beserta tim sangat senang memberikan ilmunya kepada civitas akademika.

“Sebelum praktik, para siswa mendapatkan coaching clinic dari Tim Salatiga Slingshot yang mengutamakan prinsip safety first,” paparnya.

Dia menambahkan bahwa mengenai sasaran tembak secara tepat itu bonus. Sedangkan basic penguasaan teori dan keterampilan itu nomor satu.

“Kegiatan olahraga ini menciptakan kegembiraan, juga menanamkan nilai-nilai penting sambil aktif bergerak, membuktikan bahwa olahraga bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan,” tuntasnya.

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?