URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

KSAD Kunjungi RST Semarang, Ini Yang Disampaikan

KSAD Kunjungi RST Semarang, Ini Yang Disampaikan

KSAD Kunjungi RST Semarang, Ini Yang Disampaikan

featured-img
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa saat mengunjungi Rumah Sakit Tentara (RST) Kota Semarang.

RASIKAFM – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Rumah Sakit Tentara (RST) Kota Semarang, Kamis (29/7/2021).

Dalam kunjungannya itu, ia menyatakan, pihaknya sudah intensif dalam penanganan dan pencegahan penularan virus Covid-19.

Dala kunjungannya itu, Andika juga memberikan dukungan dan bantuan untuk para tenaga kesehatan (Nakes) di rumah sakit tersebut.

Disampaikan Andika bahwa Angkatan Darat (AD) mempunyai 95 rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia, baik kecil maupun besar.

“Namun begitu gelombang datang (Covid-19), kami berusaha untuk mengaturnya secara nasional. Karena jika dibiarkan akan ada rumah sakit yang kuwalahan. Karena tentu jumlah pasien berbeda, ada yang langsung penuh, ada yang masih longgar,” kata Andika.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini management saling bantu harus dilakukan. Karena sangat dibutuhkan kerja sama yang bagus. Termasuk pasien yang membutuhkan ICU.

“Dalam kondisi seperti ini, kita harus menggunakan management saling bantu. Misalnya kita ambil dokter ataupun perawat dari Palembang, dan kita bawa ke daerah atau rumah sakit yang banyak pasiennya,” ungkap Andika.

“Hari ini kita datang ke RST yang ada di Jateng, untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para tenaga kesehatan (Nakes), guna meningkatkan imunitas dan protein bagi para Nakes,” jelasnya.

Andika mengatakan, bahwa Nakes di sini sudah sekuat tenaga memberikan pelayanan terbaik untuk semua pasien, bahkan sejumlah Nakes terpapar Covid-19.

Andika berharap para Nakes tetap semangat dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada pasien khususnya yang terpapar Covid-19.

“Kami dari belakang akan selalu membantu para Nakes, supaya mereka tahu bahwa kami sangat memikirkan mereka,” tandas Andika.

Terkait keterlibatan TNI dalam penanganan Covid-19, Andika menegaskan pihaknya sudah berusaha menangani dengan sebaik mungkin bersama pemerintah.

“Kita ikut keputusan pemerintah, apapun keputusan pemerintah, kita siap membantu,” ucap dia.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan