KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kurangi Sampah MMT, Thomas Suyanto Gerakkan Bento Sosialisasi Lewat Medsos

Kurangi Sampah MMT, Thomas Suyanto Gerakkan Bento Sosialisasi Lewat Medsos

Kurangi Sampah MMT, Thomas Suyanto Gerakkan Bento Sosialisasi Lewat Medsos

Bakal calon Wali Kota Salatiga, Thomas Suyanto, memilih mengurangi sampah baliho dengan menggerakkan tim relawan untuk sosialisasi lewat media sosial. Dalam deklarasi relawan Bestine Thomas (Bento) di Warung Sambel Obonk, Salatiga, Thomas menyebut gerakan relawan media sosial ini sebagai bagian dari keseriusannya maju dalam pemilihan Wali Kota.
foto dok IST
Deklarasi relawan Bestine Thomas (Bento) di Warung Sambel Obonk, Kota Salatiga, Minggu (7/7/2024)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka mengurangi sampah dari baliho atau MMT yang menjadi permasalahan karena tak bisa terurai, bakal calon Wali Kota Salatiga Thomas Suyanto memilih menggerakkan tim relawan untuk sosialisasi lewat media sosial. Hal itu diungkapkan Thomas saat menghadiri deklarasi relawan Bestine Thomas (Bento) di Warung Sambel Obonk, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Thomas menyebut, gerakan relawan media sosial itu merupakan keseriusan dirinya yang bakal maju dalam kontestasi pemilihan wali Kota Salatiga. Tim tersebut akan melakukan sosialisasi ke masyarakat lewat media sosial.

“Tim itu akan menjadi tim cyber untuk menyampaikan apa yang kami kerjakan. Dan agar masyarakat semakin mengenal kami,” kata Thomas.

Dikatakan, selain sebagai tim relawan medsos nantinya ketika dirinya sudah mendapatkan tiket rekomendasi dan deklarasi menjadi calon Wali Kota, tim tersebut nantinya juga akan bekerja di lapangan secara langsung.

“Karena ini belum ada rekomendasi, jadi sementara relawan ini kami gerakan melalui medsos,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Bento Hariyanto mengatakan, relawan bento ini terdiri dari berbagai latar belakang masyarakat. Mereka dipilih untuk membantu mensosialisasikan ke masyarakat dengan cara-cara yang lebih kekinian, yakni menggunakan medsos.

“Setiap kelurahan ada 4 orang relawan, jadi sudah terbentuk 92 relawan yang sementara ini akan bekerja lewat medsos,” katanya.

Diakuinya, perkembangan teknologi sekarang ini sosialisasi tak harus menggunakan biaya yang besar dengan memasang baliho di berbagai sudut Kota Salatiga. Namun bisa juga menggunakan cara yang lebih efisien dengan media sosial.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]