URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan karambol terjadi di persimpangan Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (5/7/2024) pukul 10.30 WIB, melibatkan tiga kendaraan yakni dua mobil, satu truk tronton, dan satu sepeda motor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lagi! Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen, Libatkan Empat Kendaraan

Lagi! Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen, Libatkan Empat Kendaraan

Lagi! Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen, Libatkan Empat Kendaraan

Kecelakaan karambol melibatkan empat kendaraan kembali terjadi di persimpangan exit tol Bawen, Jumat (5/7/2024). Foto: tangkapan layar video warga
Kecelakaan karambol melibatkan empat kendaraan kembali terjadi di persimpangan exit tol Bawen, Jumat (5/7/2024). Foto: tangkapan layar video warga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan karambol kembali terjadi di persimpangan Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (5/7/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Kali ini melibatkan tiga kendaraan yakni 2 unit mobil, 1 truk tronton dan 1 sepeda motor.

Kentiarso (68) salah seorang korban mengatakan ia mengemudikan mobil Calya warna merah AA1368C dari arah Bawen menuju Salatiga. Dari pengakuannya, kecelakaan bermula saat ia berhenti di lampu merah persimpangan tersebut.

“Tiba-tiba ada truk tronton sepertinya rem blong membunyikan klakson panjang. Mobil di depannya bisa menghindar, tapi mobil box di belakang saya dan mobil saya kena,” kata Kentiarso ditemui di lokasi kejadian, Jumat (5/7/2024).

Usai ditabrak dari arah belakang, mobil box terguling menabrak median jalan dan tersangkut. Sedangkan mobil yang ditumpanginya bersama istri terdorong sekitar 20 meter dan berputar tiga kali dan menabrak median jalan sehingga rusak parah pada bagian depan dan belakang. Sementara, satu sepeda motor CB150R berpelat AD3036BKF yang ada di depannya ikut terdorong dan tersangkut di kolong mobil.

“Alhamdulillah saya dan istri tidak mengalami luka. Tapi yang naik motor tadi sepertinya dibawa ke rumah sakit,” urainya.

Akibat kecelakaan itu, lalu lintas di jalur menuju arah Salatiga padat merayap hingga sekitar kawasan PT Apac Inti.

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, semua kendaraan termasuk pecahan-pecahan komponen kendaraan telah dievakuasi.

Meskipun demikian, arus lalu lintas masih padat merayap. (win)

BACA JUGA :

Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
Satreskrim Polres Semarang mengembangkan penyelidikan dugaan pencurian dengan kekerasan di konter HP Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan sesosok mayat dan mobil milik korban di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keterkaitan kedua
Polisi Selidiki Dugaan Curas Royal Phone Ambarawa hingga Telusuri Penemuan Mayat di Grobogan
Sebuah counter handphone Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, diduga menjadi sasaran perampokan pada Kamis (6/8/2026). Sejumlah handphone dilaporkan hilang, tiga kamera CCTV ditemukan rusak, dan pemilik toko belum diketahui keberadaannya. Kapolsek Ambarawa, Ririh Widiastuti, menyatakan Satreskrim Polres Semarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Breaking News! Counter HP di Ambarawa Diduga Dirampok, Pemilik Belum Diketahui Keberadaannya
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved