URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Saloka Theme Park Tuntang Kabupaten Semarang mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan selama musim libur Lebaran 2024. Media Relation Saloka Theme Park, Sandra Luthfi Afifah, menyampaikan bahwa lonjakan pengunjung terasa mulai H+1 Lebaran dan diprediksi mencapai puncaknya dari Jumat hingga Minggu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lebaran 2024, Saloka Mubarak Hadirkan Pertunjukan Bertema Timur Tengah. Pengunjung Capai 2 ribu Perhari

Lebaran 2024, Saloka Mubarak Hadirkan Pertunjukan Bertema Timur Tengah. Pengunjung Capai 2 ribu Perhari

Lebaran 2024, Saloka Mubarak Hadirkan Pertunjukan Bertema Timur Tengah. Pengunjung Capai 2 ribu Perhari

Saloka Theme Park Tuntang Kabupaten Semarang mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan selama musim libur Lebaran 2024. Media Relation Saloka Theme Park, Sandra Luthfi Afifah, menyampaikan bahwa lonjakan pengunjung terasa mulai H+1 Lebaran dan diprediksi mencapai puncaknya dari Jumat hingga Minggu.
Foto dok Sandra
Pengunjung saat menikmati sejumlah Arena permainan di Saloka Theme Park
featured-img

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Sejumlah tempat wisata mulai dipadati pengunjung di musim libur Lebaran 2024. Hal ini juga terjadi di Saloka Theme Park Tuntang Kabupaten Semarang.

Kepada rasikafm.com, Media Relation Saloka Theme Park Sandra Luthfi Afifah mengatakan, lonjakan pengunjung mulai terasa H+1 lebaran. “Diperkirakan puncak kunjungan wisatawan akan terjadi mulai Jumat sampai Minggu,” ujarnya, Jumat (12/4/2024) sore.

Sandra menambahkan, pada kondisi normal jumlah kunjungan berkisar 1.000 orang. Namun, saat ini telah mencapai 2.000 orang per hari. “Jumlah tersebut akan terus bertambah, apalagi jika cuaca mendukung, pengunjung pasti lebih banyak jika tidak hujan. Kebanyakan masih wisatawan lokal dari Jawa Tengah, meski ada juga yang dari Jakarta dan Jawa Timur,” paparnya.

Sandra mengatakan, selama musim libur Lebaran, ada Saloka Mubarak yang menyajikan pertunjukan bertema Timur Tengah. Tak hanya dari segi dekorasi, tapi juga atraksi seni, kuliner, dan teater. “Kuliner Timur Tengah ada di berbagai tenant, termasuk food truck dengan sajian khas,” ujarnya.

Selain itu, adanya wahana baru Petualangan Galileo juga menjadi favorit baru pengunjung Saloka Theme Park. Meski baru dibuka pada Selasa (2/4/2024), tujuh zona yang tersedia, yakni Bumi dan Alam, Jurassic, Dunia Bawah Laut, Indera Manusia, Flora dan Fauna, Dirgantara, dan Antariksa sangat diminati pengunjung.

“Di Petualangan Galileo, tak hanya anak-anak yang senang, orang dewasa juga bisa menikmati. Karena di wahana tersebut ada pengetahuan yang bisa diserap pengunjung,” kata Sandra.

Menurut Sandra selain wahana pengetahuan, pengunjung juga bisa mencoba wahana yang menaikkan adrenalin. Yakni Cakrawala, Pakubumi, serta Kumbanglayang. “Kalau ingin menonton pertunjukan, ada Baru Klinting Show yang dimainkan pukul 18.00 WIB,” tutupnya

Media Relation Saloka Theme Park, Sandra Luthfi Afifah Saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved