URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah dan bengkel mebel milik Rahman Ali (47) di Kelurahan Kranggan, Ambarawa, Semarang mengalami kebakaran hebat. Kronologi terjadinya kebakaran itu berawal saat korban melakukan aktivitas seperti biasa yaitu mengoven kayu sebagai bahan baku pembuatan mebel.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lupa Matikan Oven, Bengkel Mebel di Ambarawa Ludes Terbakar

Lupa Matikan Oven, Bengkel Mebel di Ambarawa Ludes Terbakar

Lupa Matikan Oven, Bengkel Mebel di Ambarawa Ludes Terbakar

(Foto/win)
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di bengkel mebel milik Rahman Ali di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Ambarawa, Senin (22/5/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebuah rumah sekaligus bengkel mebel yang terletak di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang ludes terbakar, Senin (22/5/2023). Bangunan berukuran 5×6 meter itu diketahui milik Rahman Ali (47), dan terbakar sekitar pukul 13.30 WIB.

Diterangkan oleh Kapolsek Ambarawa AKP Mufid, kronologi terjadinya kebakaran itu berawal saat korban melakukan aktivitas seperti biasa yaitu mengoven kayu sebagai bahan baku pembuatan mebel miliknya sekira pukul 08.00 WIB.

“Setelah melakukan aktivitas mengoven kayu selama 2 jam, sekitar pukul 10.00 WIB korban meninggalkan mesin oven dengan kondisi masih terdapat bara api,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian, Senin (22/5/2023).

Lalu sekitar pukul 13.00 WIB, korban pulang ke rumah untuk menunaikan ibadah salat zuhur. Selang setengah jam kemudian, keponakan korban bernama Sabrina (17) melintas di depan bengkel mebel dan melihat api sudah membakar gudang milik pamannya itu.

“Mendengar teriakan keponakannya, korban keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar. Sementara pihak RW menghubungi Polsek Ambarawa,” terangnya.

Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Semarang dikerahkan untuk memadamkan api. Api baru berhasil dijinakkan sekitar 45 menit kemudian.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp90 juta,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved