URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, atau Yoyok Sukawi, semakin mantap untuk ikut serta dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024. Ia mengungkapkan bahwa sudah ada dua partai lain yang bergabung dengan Partai Demokrat untuk mendukungnya menjadi Wali Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Maju ke Gelanggang Pilwalkot Semarang, Yoyok Sukawi: Sudah Dua Partai Gabung Demokrat

Maju ke Gelanggang Pilwalkot Semarang, Yoyok Sukawi: Sudah Dua Partai Gabung Demokrat

Maju ke Gelanggang Pilwalkot Semarang, Yoyok Sukawi: Sudah Dua Partai Gabung Demokrat

Yoyok Sukawi saat berada di Desa Wonorejo, Pringapus. Foto: win
Yoyok Sukawi saat berada di Desa Wonorejo, Pringapus. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Alamsyah Satyanegara Sukawijaya alias Yoyok Sukawi semakin mantap meramaikan kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024. Ia mengatakan sudah ada dua partai lain yang bergabung dengan Partai Demokrat untuk mendukungnya menjadi orang nomor satu di Kota Semarang.

“Kita sudah berproses. Sudah ada dua partai lagi yang confirm ke kami, tunggu saja deklarasinya,” kata Yoyok ditemui saat mengunjungi Desa Wonorejo, Pringapus, Kabupaten Semarang bersama Ketum Partai Demokrat AHY belum lama ini.

Mengenai pendamping sebagai wakil wali kota, Yoyok menyatakan akan dibahas bersama partai koalisi. Saat ini pihaknya tengah fokus membentuk koalisi terlebih dahulu.

“Pelan-pelan dulu, koalisi dulu lah. Target wakilnya sebelum pendaftaran kali ya,” ujarnya sambil berkelakar.

Yoyok yang kini masih menjabat sebagai anggota DPR RI ini mengajak kandidat bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Semarang bersaing dengan baik dan sehat. “Banyak yang menginginkan perbaikan di Kota Semarang. Saya sambut baik, mari kita berkompetisi secara sehat, baik, happy, dan amanah. Tujuannya kan sama, untuk membangun Kota Semarang,” bebernya.

Ditanya soal dukungan AHY, yoyok mengaku sudah mendapatkan restu. Selama ini ia menjalin komunikasi dengan baik dan AHY memberikan dukungan luar biasa.

“Saya selaku kader sangat senang, karena beberapa hari ini mas AHY berada di dapil dan sambutan masyarakat sangat luar biasa. Sebagai sahabat, sebagai atasan dan pimpinan, dukungannya sangat luar biasa,” terangnya. (win)

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved