KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Manjakan Pengguna Ojek Online, Terminal Tingkir Salatiga Sediakan Layanan Tunggu Khusus

Manjakan Pengguna Ojek Online, Terminal Tingkir Salatiga Sediakan Layanan Tunggu Khusus

Manjakan Pengguna Ojek Online, Terminal Tingkir Salatiga Sediakan Layanan Tunggu Khusus

Terminal Tingkir Salatiga (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada pemandangan berbeda saat penumpang bus memasuki lobby Terminal Tipe A Tingkir Salatiga. Di sudut terminal, kini berdiri tenda lengkap dengan kursi ruang tunggu yang disiapkan khusus bagi penumpang bus yang hendak dijemput ojek online. mereka kini tidak lagi berdiri kebingungan di tepi jalan atau berpindah tempat sambil membawa barang bawaan, penumpang kini bisa menunggu dengan lebih nyaman dan tertata.

Terhitung sejak 17 Maret silam fasilitas layanan titik jemput ojek online itu mulai dioperasikan selama 24 jam, baik untuk layanan penjemputan maupun pengantaran penumpang.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, mengatakan keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan terminal yang lebih ramah bagi masyarakat sekaligus mengikuti perubahan kebutuhan transportasi saat ini.

“Kini Terminal Tipe A Tingkir Salatiga telah ada fasilitas layanan titik jemput ojek online selama 24 jam di area lobby terminal, baik saat drop off maupun pick up,” ujar Vicky Senin (11/5/2026).

Menurut dia, fasilitas tersebut dilengkapi tenda dan kursi ruang tunggu agar penumpang merasa lebih aman dan nyaman saat menunggu kendaraan jemputan datang.

Langkah itu juga menjadi bentuk kolaborasi antara pengelola terminal dengan seluruh komunitas ojek online di Kota Salatiga. Menariknya, pengelola terminal tidak hanya mengakomodasi transportasi berbasis aplikasi, tetapi juga merangkul ojek pangkalan yang selama ini telah lama beroperasi di lingkungan terminal.

“Fasilitas ini telah ada sejak tanggal 17 Maret 2026 dengan menggandeng seluruh komunitas ojek online se-Kota Salatiga dan juga ojek pangkalan di lingkungan Terminal Tipe A Tingkir,” katanya.

Dua komunitas ojek pangkalan bahkan direkrut menjadi ojek resmi terminal. Mereka dibekali rompi serta kartu identitas resmi agar penumpang lebih mudah mengenali layanan yang tersedia.

Dengan langkah itu, pihak terminal berharap tercipta persaingan yang sehat antara ojek online dan ojek pangkalan, tanpa menimbulkan gesekan yang selama ini kerap terjadi di sejumlah terminal.

“Harapannya ojek pangkalan dapat bersaing secara sehat dengan ojek online untuk merebut hati para penumpang bus yang akan melanjutkan perjalanan ke tujuannya masing-masing dengan rasa aman dan nyaman,” lanjut Vicky.

Untuk memudahkan akses penumpang, titik jemput ojek pangkalan resmi terminal ditempatkan di dua lokasi, yakni di sisi barat dan sisi selatan terminal.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan perubahan pola transportasi perkotaan, Terminal Tingkir perlahan mencoba bertransformasi bukan sekadar tempat naik turun bus. Terminal kini diarahkan menjadi ruang transit yang lebih baik, tempat penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan pilihan transportasi yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Salah seorang penumpang, Saiful Mengaku senang dengan layanan yang disediakan terminal Tingkir ini. “Jadinya penumpang kini tidak lagi binggung saat akan memesan ojek usai turun dari bus” ujarnya kepada rasikafm.com.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]