URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mantan pejabat Pemkot Salatiga Yuliyanto menghadiri donor darah di Kelurahan Kumpulrejo Salatiga Jumat (2/12/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mantan Wali Kota Salatiga Ini, Hadiri Donor Darah di Kelurahan Kumpulrejo

Mantan Wali Kota Salatiga Ini, Hadiri Donor Darah di Kelurahan Kumpulrejo

Mantan Wali Kota Salatiga Ini, Hadiri Donor Darah di Kelurahan Kumpulrejo

featured-img

Meski merupakan kegiatan rutin namun donor darah di Kelurahan Kumpulrejo Salatiga Jumat (2/12/2022) berlangsung istimewa. Pasalnya, kegiatan kemanusiaan tersebut dihadiri juga mantan pejabat Pemkot Salatiga Yuliyanto, yang merupakan mantan walikota Salatiga dua periode.

Kehadiran Yuliyanto bersama istri Titik Kirnaningsih ini, cukup mengejutkan warga yang turut hadir menjadi peserta kegiatan donor darah dengan menggandeng PMI Kota Salatiga.

Lurah Kumpulrejo Eska bayu sukmawan, S.IP. mengatakan, kegiatan donor di akhir tahun 2022 ini menargetkan sekitar 50 kantong darah.

“Memang untuk kegiatan donor darah jelang tutup tahun ini, cukup spesial selain ramai warga yang antusias juga ada beberapa nama mantan pejabat terkonfirmasi ikut mendonorkan darahnya di Kumpulrejo ini,” ujar Bayu ditemui di sela kegiatan di Balai Kelurahan Kumpulrejo.

Ia pun menerangkan, jika kehadiran para mantan pejabat Pemkot Salatiga adalah permintaan pribadi yang bersangkutan. Salah satunya mantan Wali Kota Yuliyanto.

Bayu mengakui, jika Yuliyanto menghubungi dirinya secara pribadi ingin mendonorkan darah di Balai Kelurahan Kumpulrejo. Apalagi dia juga tercatat sebagai warga Kumpulrejo.

“Beliau menghubungi kami secara whatsapp, ingin ikut mendonorkan darah. Dengan tangan terbuka kami persilahkan karena memang kegiatan kemanusiaan ini terbuka untuk masyarakat umum dan demi menambah stok darah di PMI Kota Salatiga,” pungkasnya.

Sementara, Yuliyanto kepada wartawan mengaku rutin mengikuti donor darah baik saat menjabat hingga purna.

Ia menyebutkan jika terakhir kali mengikuti kegiatan kemanusiaan sejenis antara 8-10 bulan lalu atau semenjak dirinya purna tugas mulai jarang.

“Ini sekitar ke-20 an, sebelumnya saya rutin donor darah. Saya senang untuk bisa mendonorkan darah untuk kesehatan juga, lebih segar setelah donor,” aku Yuliyanto.

Hal serupa dilontarkan Titik Karnaningsih. Ia mengakui, telah mendonorkan darahnya lebih dari 10 kali ini.

“makanya saat saya dengar di Kumpulrejo ini ada donor saya datang, Saya mohon infonya kalau ada kegiatan donor darah dilain tempat,” kata Titik.

Yuliyanto saat diwawancarai Rasika FM

 

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved