KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Marak Kriminalitas Di Kos-Kosan, Kapolrestabes Semarang Minta Pemilik Kos Untuk Lebih Selektif Menerima Orang

Marak Kriminalitas Di Kos-Kosan, Kapolrestabes Semarang Minta Pemilik Kos Untuk Lebih Selektif Menerima Orang

Marak Kriminalitas Di Kos-Kosan, Kapolrestabes Semarang Minta Pemilik Kos Untuk Lebih Selektif Menerima Orang

Agung Dwi Saputro (18) salah satu pelaku kejahatan di kos-kosan dengan korban kekasihnya yang sedang hamil 8 bulan.

RASIKAFM – Beberapa kos-kosan di Semarang saat ini sering menjadi tempat kejahatan terutama kasus kekerasan terhadap perempuan yang berujung kematian.

Di tahun 2021, ada tiga kasus kekerasan terhadap perempuan di kamar kos bebas yang berujung kematian. Pertama Alip Surani alias Ratna (31) dibunuh pelanggannya saat bekerja di kamar kos Jalan Pusponjolo Selatan Nomor 124, Bojongsalaman, Semarang Barat, Jumat (7/5/2021).  Polisi menangkap dua pelaku pembunuhan
masing-masing bernama Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23) dan Ibnu Setiawan (19) lima hari selepas kejadian pembunuhan.

Kedua, Raras Kurnia Dewi (29) warga Kebumen dibunuh anak di bawah umur berinisial GD (17) warga Tuksari,Kledung, Temanggung, mdi kos mewah Jalan Jogja nomor 26, Kota Semarang. Modus tersangka kejam menghabisi nyawa korban dengan cara membekap dan mencekik, Senin (5/7/2021).

Ketiga, Silvi Ayu Nugraha (22) warga Blora ditemukan meninggal dunia di kamar kos nomor 2 lantai dua Jalan Condrokusumo RT 8 RW 5  Gisikdrono,  Semarang Barat. Korban dibunuh pasangannya  Agung Dwi Saputro (18) warga Gebang, Banjarsari, Surakarta, Jumat (20/8/2021).

Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menghimbau kepada pemilik kos untuk lebih ketat dalam menyeleksi penghuni atau orang yang hendak menyewa kos-kosan.

“Jadi pembelajaran bersama aja, kedepan biar bisa lebih selektif untuk menerima orang yang akan nyewa kos,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini di Mapolrestabes Semarang.

Dia pun juga meminta kepada RT untuk lebih disiplin dalam menerima orang luar dengan memastikan asal usul yang pasti terkait identitas orang yang hendak bermukim di wilayahnya.

Lebih lanjut, kata Irwan, dalam menangani hal ini, pihaknya akan terus berkoordinasi kepada Pemerintah Kota agar tidak ada lagi kejadian kejahatan yang bisa mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

“Kita akan koordinasi dengan pemerintah kota untuk diteruskan kepada pengurus RT RW untuk orang yang akan ngekos. Pastikan dulu keberadaanya. Jangan sampai terjadi misalnya, kos ini dijadikan tempat pelacuran atau tempat hidup bersama atau kumpul kebo,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang