KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Masuki Bulan Maulid, Leazous Community Salatiga Kembali Konsisten Berbagi untuk Anak Yatim

Masuki Bulan Maulid, Leazous Community Salatiga Kembali Konsisten Berbagi untuk Anak Yatim

Masuki Bulan Maulid, Leazous Community Salatiga Kembali Konsisten Berbagi untuk Anak Yatim

Anggota Leazous Community Salatiga saat menggelar bakti sosial bertajuk “Meruwat Jiwa Menyemai Kasih Sayang” di Pendopo Joglo Pulutan, Salatiga. Foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Leazous Community Salatiga, sebuah komunitas lintas generasi, kembali menggelar bakti sosial bertajuk “Meruwat Jiwa Menyemai Kasih Sayang” di Pendopo Joglo Pulutan, Salatiga pada Minggu (15/09/24).

Ketua panitia acara, Doni, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin komunitas yang dilakukan setiap bulan Ramadhan dan Bulan Maulid. Acara tersebut didedikasikan khusus untuk anak-anak yatim di wilayah Salatiga dan sekitarnya sebagai bentuk kepedulian sosial. Menurut Doni, kegiatan ini tak sekadar berbagi, tetapi juga merupakan wujud nyata upaya “mengemis surga” melalui perhatian serta kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim.

“Kami mengundang 17 anak yatim dari Pulutan. Acara ini adalah bagian dari komitmen kami untuk berbagi kepada sesama. Setiap tahunnya, kegiatan ini kami lakukan dua kali,” jelas Doni.

Leazous Community saat ini membina sekitar 184 anak yatim yang tersebar di wilayah Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang. Doni menambahkan, jumlah anak yatim yang dibantu komunitas terus bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan oleh anggota komunitas di lapangan.

Salah satu anggota senior komunitas, Antok G, menyoroti pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan berbagi di tengah masyarakat. “Leazous bukan sekadar tempat berkumpul. Kami berusaha memastikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Harapan kami, bakti sosial seperti ini dapat terus dikembangkan dengan lebih baik di masa depan,” ungkap Antok.

Acara ini juga disemarakkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz KH Haris, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Ahmad Ridho. Melalui acara ini, Leazous Community tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap anak yatim, tetapi juga mempererat hubungan sosial antaranggota komunitas dan masyarakat sekitar.

Leazous Community berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung secara konsisten, memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang.

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]