URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga RW 1 dan RW 10 Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, menggelar kirab merti desa pada Minggu (11/8/24) sebagai bagian dari tradisi saparan yang telah dipertahankan secara turun temurun. Sebanyak 13 RT berpartisipasi dengan menampilkan berbagai atraksi seperti tarian kuda lumping, tari tradisional kreasi baru, pawai hasil panen, dan replika hewan, mengelilingi wilayah Dukuh Krajan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Merti Desa Krajan Salatiga Pertahankan Tradisi, Gelar Kirab dimeriahkan Denny Caknan

Merti Desa Krajan Salatiga Pertahankan Tradisi, Gelar Kirab dimeriahkan Denny Caknan

Merti Desa Krajan Salatiga Pertahankan Tradisi, Gelar Kirab dimeriahkan Denny Caknan

Warga RW 1 dan RW 10 Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, menggelar kirab merti desa pada Minggu (11/8/24) sebagai bagian dari tradisi saparan yang telah dipertahankan secara turun temurun. Sebanyak 13 RT berpartisipasi dengan menampilkan berbagai atraksi seperti tarian kuda lumping, tari tradisional kreasi baru, pawai hasil panen, dan replika hewan, mengelilingi wilayah Dukuh Krajan.
Foto dok IST
Rombongan Emak-emak dan remaja putri warga Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti Salatiga, joget bersama saat kirab merti desa.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warga di RW 1 dan RW 10 Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti Salatiga, menggelar kirab merti desa, Minggu (11/8/24).

Kegiatan merti desa ini sebagai tradisi budaya saparan yang dipertahankan turun temurun di wilayah tersebut.

Sebanyak 13 RT di wilayah tersebut menampilkan berbagai atraksi menarik sepanjang kirab mengelilingi Dukuh Krajan.

Ada tarian kuda lumping, tari tradisional kreasi baru, pawai hasil panen, replika hewan, dan lainnya.

”Kegiatan ini merupakan tradisi warga nguri-uri budaya, melestarian kesenian lokal,” kata Ketua Panitia, Thomas Widhi Nugroho.

Kegiatan itu dilepas dengan doa bersama dan tradisi penyerahan sesajian (sesajen) hasil panen.

Warga juga mengumandangkan Lagu Indonesia Raya bersama-sama. Hadir pada saat itu para tokoh warga setempat, Camat Sidomukti Guntur Junanto, dan Kadisbudpar Yayat Nurhayat.

Mereka mengenakan pakaian khas jawa dan ikut kirab keliling kampung.

Kirab yang berlangsung setengah hari tersebut dilanjukan dengan pentas reog kuda lumping hingga malam hari.

Adapun tradisi saparan diawali dengan nyadran makam leluruh bersama pada Selasa Kliwon 6 Agustus lalu. ”Nyadaran sebagai tradisi kirim doa kepada leluhur,” ungkap Thomas.

Sementara itu Camat Sidomukti Guntur Junanto menjelaskan, kirab merti desa di Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, harus terus dilestarikan.

Tradisi yang nyaris sama dengan wilayah perdukuhan dan kelurahan lainnya dapat dipusatkan di kecamatan.

Adapun puncak tradisi merti Dukuh Krajan, akan ditutup pada Sabtu 5 Oktober mendatang, dengan event Deca Night Fest.

Acara itu menghadirkan bintang tamu Denny Caknan, Shinta Arsinta, Aftershine, Putri Kristya, dan lainnya.

”Kami kemas acara merti desa saat saparan ini sebagai tradisi budaya yang menarik mendorong pariwisata lokal,” tutup Thomas.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara