URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dalam peringatan Merti Dusun Saparan di Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, warga merayakan dengan sukacita bukan hanya melalui kirab budaya, pentas reog, dan wayang kulit, tetapi juga karena kembalinya aliran air di Sumur Wali, yang merupakan simbol budaya dan spiritual bagi mereka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Upaya Pemuda Grogol Salatiga Berbuah Hasil, Sumur Wali Kembali Menghidupi Warga

Upaya Pemuda Grogol Salatiga Berbuah Hasil, Sumur Wali Kembali Menghidupi Warga

Upaya Pemuda Grogol Salatiga Berbuah Hasil, Sumur Wali Kembali Menghidupi Warga

Sejumlah elemen masyarakat saat gelar doa bersama di Sumur Wali Grogol Salatiga

Foto dok Ade

Sejumlah elemen masyarakat saat gelar doa bersama di Sumur Wali Grogol Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada hal yang berbeda dari peringatan Merti Dusun Saparan di Grogol Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Salatiga. Tak hanya menggelar kirab budaya, pentas reog, dan wayang kulit, warga juga bersukacita karena ‘kembalinya’ sumber air di Sumur Wali.

Sumur Wali, bagi warga Grogol merupakan pusat simbol budaya dan spiritual. Sumber air di sumur tersebut sempat tak mengalir hingga sumur pun menjadi kering.

Para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna dan Komunitas Latar Kalitan langsung bergerak untuk menyelamatkan sumber mata air Sumur Wali. Mereka melakukan penanaman pohon dan secara berkala melakukan perawatan. Tak hanya itu, pagelaran Festival Sumur Wali juga rutin digelar setiap tahun.

“Festival Sumur Wali itu tujuannya mengajak bersama-sama untuk merawat dan menjaga alam yang ada di sekitar kita. Kami terus terang senang, air di Sumur Wali bisa kembali mengalir stabil,” kata Teny Ardian, Koordinator Latar Kalitan, Senin (2/9/2024).

Menurutnya, butuh waktu sekira dua tahun agar air mengalir stabil. “Selama ini, kalau kemarau kering dan saat musim hujan baru ada air. Ada dua sumber mata air yang kering,” ujarnya.

Seorang warga Grogol, Siswanto Entuk menyampaikan rasa syukur karena sumber air di Sumur Wali sudah kembali dan debitnya stabil. “Setelah dilakukan pembersihan sumur dan Kali Grogol, airnya mengalir. Ada lumpur yang cukup tebal juga sehingga sempat menganggu mata air,” ungkapnya.

“Sudah ada perubahan, sehingga ukuran sumur juga berubah. Kalau penyebab sumber air sempat terhenti, tentu ada banyak sebabnya. Tapi yang terpenting sumber air kembali, sehingga bisa dimanfaatkan warga,” kata dia.

“Harapannya, Sumur Wali mendatangkan manfaat bagi warga di bidang perekonomian, selain manfaat spiritual yg menjadi ikon budaya di Grogol,” paparnya.

Secara khusus, dia berterimakasih kepada pemuda yang sudah memperkenalkan dan mengangkat kembali budaya yang ada. “Khususnya kearifan lokal Sumur Wali dengan mengadakan festival yang mempunyai dampak positif. Salah satunya semakin bertambahnya semangat warga dalam merespon perawatan Sumur Wali,” ujarnya.

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved