KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Meski Tenaga Pendidik Belum Divaksinasi, Sekolah Tetap Gelar Belajar Tatap Muka

Meski Tenaga Pendidik Belum Divaksinasi, Sekolah Tetap Gelar Belajar Tatap Muka

Meski Tenaga Pendidik Belum Divaksinasi, Sekolah Tetap Gelar Belajar Tatap Muka

Siswa kelas IX SMPN 5 Ungaran tengah mengerjakan soal dalam try out UAS, Rabu (17/3/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Sebanyak 51 SMP negeri di Kabupaten Semarang telah menyelenggarakan belajar tatap muka. Hal itu mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri serta rekomendasi Satgas Covid-19 tiap kecamatan.

Salah satu sekolah yang menggelar belajar tatap muka adalah SMP Negeri 5 Ungaran. Ditemui usai meninjau pelaksanaan try out Ujian Akhir Sekolah (UAS) di SMPN 5 Ungaran, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo menjelaskan, pihaknya mengijinkan pembelajaran tatap muka terutama bagi siswa kelas IX yang melaksanakan try out sebelum menghadapi UAS pada April 2021 mendatang meski tenaga pendidik belum mendapatkan vaksinasi. Selain itu, menurutnya pihak orang tua siswa justru menginginkan agar belajar secara langsung sebab belajar dari rumah (BDR) membuat anak-anak mereka jenuh sehingga prosentase kehadiran cenderung rendah. Hasil evaluasi sementara, belum ada temuan kejadian tenaga pendidik ataupun siswa yang terinfeksi Covid-19.

Kepala SMPN 5 Ungaran Murtiningsih menuturkan, khusus kelas IX memang sedang melaksanakan try out UAS sehingga mereka datang langsung ke sekolah. Dari total 207 siswa yang melaksanakan try out, dibagi menjadi 12 kelas. Sedangkan kelas VII dan VIII melaksanakan blended learning yakni gabungan belajar tatap muka dan daring. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]