URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Monev FKTP, Ajang Peningkatan Mutu Layanan Primer Kabupaten Pekalongan

Monev FKTP, Ajang Peningkatan Mutu Layanan Primer Kabupaten Pekalongan

Monev FKTP, Ajang Peningkatan Mutu Layanan Primer Kabupaten Pekalongan

featured-img
Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan. Pelayanan FKTP yang baik adalah mengutamakan preventif dan promotif tanpa melupakan kuratif dan rehabilitatif. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Hendro Sofyan Hadi dalam acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Faslilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berlangsung di Kabupaten Pekalongan, Selasa (02/03).

Acara yang dihadiri oleh FKTP se-Kabupaten Pekalongan ini juga membahas peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Meskipun pandemi sedang berlangsung, FKTP harus senantiasa tetap memberikan layanan yang berkualitas kepada para peserta JKN-KIS.

Hendro pun mengatakan melalui aplikasi P-Care yang ditempatkan di masing-masing FKTP diharapkan angka kunjungan maupun angka rujukan dapat termonitoring dengan baik, sehingga kualitas pelayanan dari FKTP dapat terus dipantau dan dievaluasi. Hendro juga mengajak dan mendorong kepada para perwakilan FKTP untuk senantiasa meningkatkan inovasi khususnya dalam upaya promotif dan preventif.

“Sebagai contoh sederhana seperti senam sehat, penyuluhan, atau konseling, bahkan yang berbasis teknologi aplikasi pun diharapkan akan meningkatkan upaya pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS di masa pandemi ini,” kata Hendro.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas mengenai optimalisasi program rujuk balik serta program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) FKTP wilayah kerja Kabupaten Pekalongan. FKTP harus berkomitmen untuk mempermudah akses pelayanan dan berobat peserta JKN-KIS khususnya para penderita diabetes melitus, hipertensi, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), epilepsi, skizofren, stroke, jantung dan asma.

“Ketika pasien atau peserta sudah mendapat pemeriksaan di rumah sakit oleh dokter spesialis dan dinyatakan stabil atau untuk pelayanan kesehatan selanjutnya dapat dikelola di FKTP sehingga pasien tersebut dapat dirujuk balik ke FKTP. Di situlah peran dari FKTP untuk mengoptimalkan layanan dimulai dari sarana dan prasarana serta akses kemudahan berobat,” tutur Hendro.

Sementara itu perwakilan FKTP Kabupaten Pekalongan, Kepala Puskesmas Kesesi 1, Ryan Ardana Putra mengatakan bahwa dengan adanya monev ini akan menjadi ajang penggerak bagi FKTP untuk melakukan optimalisasi edukasi kepada peserta Program JKN-KIS. Walau kondisi pandemi masih berlangsung, FKTP pun harus tetap mengoptimalkan pelayanan kontak terhadap peserta, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Hal tersebut tergantung dengan kondisi pasien. Dengan pasien sehat maka pemberian informasi dan konsultasi mengenai upaya promotif preventif, penyampaian pesannya dilakukan secara individual, sedangkan kontak peserta sakit, FKTP menyediakan layanan konsultasi medis konsultasi medis tanpa tatap muka dengan fasilitas yang ada di Mobile JKN Faskes,” ungkap Ryan. (ma/ey)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi musim kemarau 2026, termasuk mengalokasikan 150 tangki air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Bantuan melalui BPBD, Baznas,...
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil...
Sebuah truk trailer bermuatan baja sekitar 65 ton mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kali Bodri, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Kamis (25/6/2026) dini hari. Kendaraan yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya itu menabrak pelindung pilar jembatan diduga akibat pengemudi mengalami microsleep karena kelelahan. Tidak ada korban jiwa, namun truk dan struktur pengaman jembatan mengalami kerusakan.
Diduga Kejar Waktu dan Alami Microsleep, Truk Angkut 65 Ton Baja Hantam Pilar Jembatan Kali Bodri Kendal
Sebuah truk trailer bermuatan baja sekitar 65 ton mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kali Bodri, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Kamis (25/6/2026) dini hari. Kendaraan yang melaju dari Jakarta...
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Kota Salatiga akan menjadi tuan rumah Festival Adat Budaya Nusantara (FABN) ke-7 pada 24–28 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 100 raja, sultan, dan pemangku adat dari Indonesia serta mancanegara....
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026),...

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027