URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mendekati hari lebaran tahun 2024, penambahan intensitas arus mudik menuju Jawa Tengah diproyeksikan mencapai 70.000 kendaraan. Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, berharap agar banjir di pantura tidak semakin meluas, karena hal itu dapat menyebabkan pemudik memilih melewati jalur Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mudik 2024, Salatiga Jadi Lokasi Transit Terfavorit, Aman dan Tidak Banjir

Mudik 2024, Salatiga Jadi Lokasi Transit Terfavorit, Aman dan Tidak Banjir

Mudik 2024, Salatiga Jadi Lokasi Transit Terfavorit, Aman dan Tidak Banjir

Mendekati hari lebaran tahun 2024, penambahan intensitas arus mudik menuju Jawa Tengah diproyeksikan mencapai 70.000 kendaraan. Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, berharap agar banjir di pantura tidak semakin meluas, karena hal itu dapat menyebabkan pemudik memilih melewati jalur Salatiga.
Foto dok IST
Pj. Wali Kota Salatiga Yasip Khasani dan Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari nampak serius usai rapat Linsek Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, di aula Mapolres Salatiga, Rabu (20/3/24).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mendekati hari lebaran tahun 2024, penambahan intensitas arus mudik menuju Jawa Tengah tahun ini diperkirakan akan mencapai 70.000 kendaraan. Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani berharap, banjir di pantura tidak semakin meluas. Sebab jika itu terjadi, kemungkinan besar nanti pemudik yang menuju arah Pantura akan memilih melewati jalur Salatiga.

“Ketika Nataru berlangsung dengan baik, kami harapkan yang ini juga berlangsung dengan baik, dan lebih baik lagi. Semakin banyak yang terlibat, semakin kelihatan juga bahwa, Kota Salatiga ini memang bisa diandalkan,” tandas Yasip saat Linsek Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, di aula Mapolres Salatiga, Rabu (20/3/24).

Yasip memperkirakan Kota Salatiga akan menjadi lokasi transit menuju ke arah timur. Oleh karena itu, pada Rakor Linsek tersebut semua pihak bisa memberikan masukan-masukan yang positif dan konstruktif agar kelancaran arus dan keamanan dapat terselenggara dengan baik.

“Yang tak kalah penting adalah terkait dengan bahan pokok, kenaikan harga menjelang Lebaran ini harus diwaspadai. Dan kita nanti akan melakukan operasi pasar, mohon untuk bisa didukung pengamanannya,” tukas Yasip.

Kapolres Salatiga, AKBP. Aryuni Novitasari menyampaikan bahwa naiknya angka 70 ribu kendaraan mudik baik roda empat maupun sarana transportasi lainnya menuju Jawa Tengah termasuk salah satunya Kota Salatiga, akan luar biasa. Hal itu dipastikan akan berpengaruh terhadap kondisi atau situasi di Kota Salatiga, sehingga semua pihak harus mewaspadai dan memperhatikan adanya kemacetan, keramaian, termasuk mengantisipasi hal-hal lain seperti dampak hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini.

“Pengamanan kita Natal dan Tahun Baru berjalan dengan lancar, tidak ada kejadian yang menonjol di Kota Salatiga. Kita berharap, besok dalam rangka hari raya Idul Fitri juga berjalan demikian. Polri, dalam rangka keamanan Kota Salatiga sudah melakukan beberapa kegiatan, diantaranya operasi keselamatan lalu lintas candi. Hasilnya, lebih dari 1.000 penindakan dilakukan,” ungkap Aryuni.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved