KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Nenek Asal Candisari Semarang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Di Kamar Mandi Rumahnya

Nenek Asal Candisari Semarang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Di Kamar Mandi Rumahnya

Nenek Asal Candisari Semarang Ditemukan Meninggal Gantung Diri Di Kamar Mandi Rumahnya

SEMARANG – Seorang nenek-nenek ditemukan meninggal dunia gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya di Genuk Krajan, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari pada Selasa (25/1) sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban yang bernama Sukimah (68) itu nekat mengakhiri hidupnya lantaran diduga mengalami depresi karena riwayat penyakitnya yang tak kunjung sembuh.

“Diduga mengalami depresi karena sakit yang belum kunjung sembuh. Informasinya korban sering mengeluh sakit kepala,” ujar Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kali pertama korban diketahui gantung diri ketika suaminya bernama Aman Suyatno yang terbangun dari tidur hendak pergi ke kamar mandi. Sesaat kemudian, Aman melangkah menuju kamar mandi namun pintunya terkunci dari dalam. Ketika mengetuk pintu dan berteriak tidak ada jawaban.

“Merasa penasaran dan curiga kemudian saksi mendobrak pintu kamar mandi, dan didapati korban dalam keadaan tergantung dibelakang pintu kamar mandi,” jelasnya.

Dirinya menyebut korban gantung diri dengan menggunakan tali plastik, yang dikaitkan ke leher lalu diikat ke kayu. Melihat kejadian tersebut, kemudian Aman keluar rumah dan meminta tolong kepada tetangganya untuk melihat kondisi korban.

“Selanjutnya tali plastik yang dipakai korban untuk gantung diri diptong menggunakan pisau. Setelah tali berhasil putus kemudian korban diangkat bersama kedalam kamar,” paparnya.

Kejadian ini juga dilaporkan ke pemangku wilayah setempat dan puskesmas diteruskan ke Polsek Candisari. Pihak Tim Inafis Polrestabes Semarang juga mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Didapatkan hasil tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, murni gantung diri,” ucapnya.

Dari kejadian ini, keluarga korban ikhlas dan menerima atas kejadian tersebut debgan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut kepada pihak manapun. Selanjutnya, jenazah korban diurus langsung oleh keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman.

Sementara itu, Setiawan (44) warga Bogor ditemukan meninggal di dalam tempat kosnya, di Jalan Pandean Lamper Semarang Selatan, sekitar pukul 13.00 WIB. Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Untung Kistopo mengatakan bahwa penyebab meninggalnya korban diduga lantaran sakit yang diderita.

“Penyebabnya diduga sakit, pengecekan oleh dokter menerangkan bahwa korban sudah meninggal, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan negatif Covid-19,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]