KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Nenek Berusia Seratus Tahun Asal Gunungpati Meninggal Dunia Usai Jatuh Ke Sumur

Nenek Berusia Seratus Tahun Asal Gunungpati Meninggal Dunia Usai Jatuh Ke Sumur

Nenek Berusia Seratus Tahun Asal Gunungpati Meninggal Dunia Usai Jatuh Ke Sumur

SEMARANG – Seorang nenek berusia mencapai seratus tahun lebih meninggal dunia usai tercebur di sumur rumahnya yang terletak di Jalan Kepoh RT 2 RW 4, Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang pada Rabu (30/3/2022).

Korban yang bernama Aminah itu diketahui pertama kali oleh menantunya dalam kondisi mengapung tak bernyawa di dalam sumur yang sering dipakai sehari-hari pada pukul 11.00 WIB.

“Korban sudah sepuh berusia mencapai seratus tahun, cuma saja KTPnya (kartu tanda penduduk) umurnya tidak sesuai,” ujar Kapolsek Gunungpati, Kompol Warijan saat dihubungi RASIKAFM malam.

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban bersama anak mantu dan perawat korban pada pukul 08.00 selesai memandikan korban. Kemudian perawat korban membelikan sarapan bubur untuk korban dan korban yang di rumah bersama anak mantu.

Kemudian sekira pukul 10.00 WIB korban tidur sedangkan perawat dan anak mantu korban sedang asyil ngobrol di depan teras rumah. Setelah itu sekira jam 11.00 WIB perawat korban melihat melihat bahwa korban sudah tidak ada di tempat tidur.

Kemudian, karena khawatir perawat korban lantas mencari keberadaannya di sekitar rumah. Sedangkan anak mantu korban mencari di belakang rumah dimana sumur itu berada.

“Anak mantu mendapati korban terjebur di dalam sumur. Kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga lalu melaporkan ke Polsek kemudian kita menghubungi Basarnas, Pemadam Kebakaran dan PMI untuk membantu evakuasi korban,” terangnya.

Kompol Warijan menjelaskan, korban terjatuh ke sumur dengan kedalaman kurang lebih 7 sampai 8 meter dalam keadaan sumur yang berlumut dan penghalang sumur yang terlalu rendah.

“Korban tidak sempat teriak karena sudah sepuh dan memang sulit untuk berkomunikasi,” bebernya.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang juga datang untuk melakukan pemeriksaan pada tubuh korban juga tak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga setelah pihao keluarga menerima dan menolak untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dari kepolisian.

“Keluarga langsung menerimakan nasib korban dengan membuat surat pernyataan sehingga bisa langsung untuk dimakamkan,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
[pekok2]