KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Operasi Patuh Candi 2023 Digelar, Ini Sasarannya

Operasi Patuh Candi 2023 Digelar, Ini Sasarannya

Operasi Patuh Candi 2023 Digelar, Ini Sasarannya

[@]Operasi keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jateng dengan sandi Operasi Patuh Candi 2023 resmi digelar mulai 10 Juli hingga 23 Juli 2023. Sasaran dalam kegiatan tersebut adalah seluruh pengguna kendaraan baik roda 2, 4, maupun lebih.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra saat membacakan amanat Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan fatalitas kecelakaan.

“Operasi ini juga sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, guna menekan angka pelanggaran yang akan berimbas menurunkan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2023 di lapangan apel Mapolres Semarang, Senin (10/7/2023).

Kapolres melanjutkan, angka pelanggaran di Jawa Tengah pada semester I tahun 2023 mengalami penurunan sebanyak 11 persen dibanding semester II di tahun 2022 dari 374.082 menjadi 336.909 pelanggaran. Itu juga diikuti jumlah penindakan tilang yang turun sebanyak 46 persen.

“Meski demikian, imbauan kepada masyarakat tetap dilakukan agar angka pelanggaran semakin menurun,” jelasnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra menjelaskan, sasaran kegiatan ini adalah pengguna kendaraan roda 2, 4 atau lebih yang tidak memenuhi standar keselamatan, penggunaan rotator bagi kendaraan pribadi, kendaraan angkut barang roda 4 atau lebih yang digunakan untuk mengangkut orang, over load atau over dimensi.

“Serta melawan arus, tidak mengenakan helm bagi pengendara maupun pembonceng sepeda motor, penggunaan knalpot brong, penggunaan hp saat berkendara, pengemudi di bawah umur, dan sabuk keselamatan bagi pengemudi roda 4 atau lebih,” bebernya.

Kasat Lantas juga menjelaskan akan melakukan 60 persen penindakan hukum, 20 persen tindakan preemtif atau edukasi dan 20 persen tindakan preventif atau pencegahan melalui patroli.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, serta melengkapi surat surat administrasi kendaraan maupun perseorangan. Hal ini sebagai antisipasi bersama demi menekan pelanggaran dan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polres Semarang,” terangnya.

Sebagai informasi, setelah kegiatan apel gelar pasukan, Kapolres Semarang beserta tamu undangan membagikan helm gratis kepada pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres Semarang. Hal ini sebagai simbol dimulainya kegiatan Operasi Patuh Candi 2023. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]