KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pandemi penjualannya Naik 22 Kali Lipat, Industri Kreatif Ini Bikin Ganjar Kesengsem

Pandemi penjualannya Naik 22 Kali Lipat, Industri Kreatif Ini Bikin Ganjar Kesengsem

Pandemi penjualannya Naik 22 Kali Lipat, Industri Kreatif Ini Bikin Ganjar Kesengsem

SALATIGA – Cerita kesuksesan Roy Wibisono dengan usaha keramiknya bernama Naruna ternyata sudah lama didengar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Apalagi saat masa pandemi Covid-19 usaha keramik Naruna justru mengalami peningkatan omzet 22 kali lipat.

Sejak pertama kali mendengar cerita tentang Naruna dan Roy Wibisono, Ganjar mengaku ingin sekali berkunjung untuk melihat secara langsung kesuksesan itu. Akhirnya keinginan Ganjar itu terbayar tuntas saat ia berkunjung dan meresmikan Naruna Space di Jalan Sawosari, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Minggu (27/3/2022).

“Saya kemarin dapat cerita (tentang Naruna) dan membuat saya penasaran. Akhirnya kesampaian hari ini bisa hadir dan tadi sudah keliling,” kata Ganjar saat memberikan sambutan.

Saat berkeliling di Naruna Space, rasa penasaran Ganjar perlahan terobati bahkan sejak pertama kali masuk ke galeri, workshop, dan cafe itu. Ganjar seakan melihat paket komplit dari sebuah industri. Di tempat itu Ganjar melihat anak-anak sedang belajar membuat keramik dari tanah liat. Ia sempat berbincang dengan anak-anak itu.

“Kamu buat apa? Bagaimana, senang membuat itu?” tanya Ganjar kepada anak-anak.

Salah seorang anak menjawab pertanyaan itu dengan sangat lugu. “Ini buat bola,” ujarnya sambil menunjukkan bulatan tanah liat kepada Ganjar.

Sementara anak yang lain menunjukkan Ganjar bahwa ia ingin membuat gelas. “Ini mau buat gelas,” ujar anak lainnya.

Selesai berbincang dengan anak-anak, Ganjar lanjut berkeliling untuk melihat koleksi di galeri. Ia juga sempat ikut gabung dalam pemasaran secara live di media sosial yang dilakukan oleh marketing. Tidak berhenti di situ, rasa penasaran Ganjar benar-benar terbayar tuntas ketika melihat bagian workshop. Di mana ia bisa berdialog langsung dengan pengrajin yang sejak awal ikut bergabung di Naruna pada tahun 2019.

Setelah acara, Ganjar mengatakan bahwa Naruna merupakan industri kreatif yang bisa bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19. Ketika banyak usaha mengalami penurunan penjualan, Naruna justru dapat berkembang secara pesat dengan mencapai penjualan berkali lipat.

“Di tengah pandemi bisa naik 22 kali lipat atau sekitar 2200 persen. Wow. Keramik dengan desain menarik. Kekuatan desain ini bagus, pemasaran top, dan riset dilakukan terus-menerus. Sekarang mulai di-extend dengan produk yang makin banyak lagi, ekspornya sampai 12 negara,” kata Ganjar didampingi pemilik Natuna Space, Roy Wibisono.

Ganjar juga menjelaskan bagaimana industri keramik Naruna itu komplit dan sangat bagus. Pertama, ia merekrut karyawan dengan mengambil lulusan-lulusan terbaik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik untuk pengrajin maupun marketing. Kedua, ia menjual produknya melalui daring. Ketiga, ia membuat tempat seperti Naruna Space yang dapat diakses oleh masyarakat.

“Ini menarik. Ini jadi studio, jadi workshop, jadi tempat jualan sekaligus tempat belajar dan free. Jadi betul-betul ada transformasi pembelajaran yang bagus. Naruna ini keren banget,” ujarnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
[pekok2]