URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), memberikan perhatian pada pembenahan fasilitas di Pasar Penggaron. Dalam upayanya menjadikan pasar tersebut sebagai pasar tujuan belanja, Mbak Ita mengajak pelaku usaha dan masyarakat untuk menjaga kebersihan pasar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasar Penggaron Siap Dibersihkan dan Diperbaiki untuk Menyambut Ramadan

Pasar Penggaron Siap Dibersihkan dan Diperbaiki untuk Menyambut Ramadan

Pasar Penggaron Siap Dibersihkan dan Diperbaiki untuk Menyambut Ramadan

featured-img

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, tidak hanya fokus pada penanganan stunting dan penguatan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan perhatian pada pembenahan fasilitas di pasar tradisional. Salah satu pasar yang sedang diupayakan pembenahannya adalah Pasar Penggaron. Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita itu mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk menjaga kebersihan Pasar Penggaron yang terdiri dari pedagang klitikan dan grosir ketika perbaikan sudah selesai.

“Saya harap baik klitikan maupun grosir untuk bersama-sama menjaga pasar ini kalau sudah jadi, sudah cantik, sudah bersih, dan sudah nyaman sehingga orang-orang akan datang ke sini,” ujar Mbak Ita saat melakukan tinjauan di Pasar Penggaron pada Jumat (10/3/2023).

Mbak Ita berharap Pasar Penggaron dapat segera diperbaiki dan selesai, sehingga menjadi bersih dan cantik yang kemudian membuat pasar menjadi ramai. “Kami bersama-sama untuk memperbaiki semua kondisi yang ada di Pasar Penggaron. Diharapkan nanti dibersihkan semuanya, kemudian jalannya diperbaiki, pasarnya dipercantik, kemudian tempat pembuangan sampahnya direlokasi di belakang. Sehingga nanti pasar ini bisa menjadi pasar tujuan untuk belanja buah, sayur, bumbu, dan juga pasar klitikan yang semakin ramai,” terang Mbak Ita.

Mbak Ita berharap pengerjaan Pasar Penggaron bisa rampung sebelum puasa, sehingga bisa segera difungsikan untuk menyambut Ramadan. Hal ini karena masyarakat biasanya ramai berbelanja kebutuhan buka puasa dan sahur. Dirinya juga mengusulkan untuk melakukan pindahan setelah acara Dugderan yang merupakan acara rutin tahunan di Kota Semarang menyambut bulan Ramadan.

“Hal ini tujuannya untuk mensejahterakan para pelaku usaha yang ada di Kota Semarang, khususnya yang dari pelaku usaha klitikan dan grosir. Dan ini nanti PR-PR nya mudah-mudahan bisa secepatnya selesai dan diusahakan sebelum puasa sudah diselesaikan. Atau mungkin setelah Dugderan bisa pindahan, malah pas waktunya,” ujarnya.

Mbak Ita juga mengingatkan masyarakat untuk saling mendukung, saling gotong royong, hidup rukun, dan menghindari sifat sombong, saling menyalahkan, serta menghindari perselisihan. Hal ini bertujuan untuk membuat para pelaku usaha konsen bekerja sama dan berupaya agar Pasar Penggaron menjadi ramai.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga