KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasar Sawahan Ramadan Kalongan, Ngabuburit Sambil Jajan Penganan “Ndeso”

Pasar Sawahan Ramadan Kalongan, Ngabuburit Sambil Jajan Penganan “Ndeso”

Pasar Sawahan Ramadan Kalongan, Ngabuburit Sambil Jajan Penganan “Ndeso”

Kasmiyati tengah melayani pembeli di Pasar Sawahan Ramadan, Desa Kalongan, Ungaran Timur, Jumat (16/4/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Menunggu waktu berbuka puasa atau sering disebut ngabuburit biasanya diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari mengaji hingga kegiatan santai yang lain. Di Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ada lokasi ngabuburit yang menjadi favorit warga sekitar.

Masyarakat setiap sore hingga menjelang maghrib biasanya memadati Pasar Sawahan Ramadan yang digelar mulai dari tanggal 1 hingga 27 Ramadan. Kasmiyati, salah seorang pedagang Pasar Sawahan Ramadan menuturkan, ia menyajikan berbagai macam makanan dan minuman bagi para pengunjung. Yang khas adalah dawet jagung yang selalu ludes diburu pembeli. Selain dawet, penganan “ndeso” yang lain seperti kolak pisang, oseng daun pepaya, pecel dan beragam gorengan juga disediakan.

Dalam satu hari, ia mengaku bisa mengantongi omzet hingga ratusan ribu rupiah. Meski demikian, kondisi pandemi sedikit mempengaruhi pendapatannya. Selain karena berkurangnya jumlah pengunjung, faktor cuaca juga berpengaruh sebab Pasar Sawahan digelar di ruang terbuka.

Ketua TP PKK Desa Kalongan Asmarani saat ditemui di Pasar Sawahan belum lama ini menjelaskan, keputusan digelarnya Pasar Sawahan Ramadan merupakan kesepakatan dari warga. Sehingga pihak desa tidak memaksa warga yang berjualan untuk membuka lapaknya. Ia juga mengatakan sebenarnya Pasar Sawahan tersebut akan dilengkapi dengan atraksi kesenian, akan tetapi terkendala pandemi maka pihaknya tak mau ambil resiko. Menurutnya yang terpenting sekarang adalah baik para pedagang maupun pembeli wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan mencuci tangan menggunakan sabun usai bertransaksi. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]