KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Gempa, Tidak Ada Bangunan Rusak di Salatiga

Pasca Gempa, Tidak Ada Bangunan Rusak di Salatiga

Pasca Gempa, Tidak Ada Bangunan Rusak di Salatiga

RASIKAFM – Sampai Minggu 24 0ktober 2021 sore, tidak ada bangunan rusak pasca gempa bumi yang terjadi di wilayah Salatiga, Jawa tengah, yang terjadi pada Sabtu (23/10) lalu.

Pantauan Rasika FM dibeberapa sudut kota Salatiga akibat gempa tidak menimbulkan kerusakan namun walikota Yuliyanto menghimbau warga masyarakat tetap waspada.
Kepada media Walikota Salatiga Yuliyanto mengatakan sampai minggu sore tidak ada laporan kerusakan bangunan

“Belum ada laporan adanya kerusakan akibat gempa bumi. Semoga tidak ada kerusakan,” jelasnya, Minggu (24/10).

Menurut Yuliyanto, meski belum ada kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi berskala kecil itu. Pihaknya tetap menginstruksikan kepada Satpol PP, Camat dan lurah untuk melakukan mitigasi dampak dari gempa.

“Masyarakat diminta untuk tetap tenang semoga tidak ada gempa susulan,” tandasnya .

Seperti dikatahui Sabtu, 23 Oktober 2021 pagi dini hari pukul 00.32.05 WIB wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, Dan Ambarawa Jawa Tengah diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG dalam menunjukkan bahwa gempa ini memiliki magnitude 3,0.

Episenter terletak pada koordinat 7,296 LS dan 110,38568 BT tepatnya di darat pada jarak 13 km arah Barat laut Kota Salatiga dengan kedalaman hiposenter 6 km. Lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Diduga kuat sumber gempa sesar aktif yang menjadi pemicu gempa ini adalah Sesar Gunung Merbabu, Merapi dan Gunung Telomoyo.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]