URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga yang telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kembali menjadi rujukan studi tiru, kali ini dikunjungi oleh tim pembangunan zona integritas dari Rutan Jepara pada Rabu, 15 Mei 2024. Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, menyatakan kunjungan ini merupakan sarana untuk bertukar ilmu dan pengalaman dalam mewujudkan WBK.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Raih Predikat WBK, Rutan Salatiga Kembali jadi Rujukan Studi Tiru

Pasca Raih Predikat WBK, Rutan Salatiga Kembali jadi Rujukan Studi Tiru

Pasca Raih Predikat WBK, Rutan Salatiga Kembali jadi Rujukan Studi Tiru

Foto dok IST
tim pembangunan zona integritas dari Rutan Jepara saat kunjungan studi tiru mendatangi Rutan Salatiga. 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga kembali menjadi rujukan studi tiru setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Kali ini tim pembangunan zona integritas dari Rutan Jepara melakukan kunjungan studi tiru mendatangi Rutan Salatiga. Rabu (15/05/2024).

“Dalam rangka pembangunan zona integritas, Rutan Jepara ini menjadi tim ke 4, yang berkunjung ke Rutan Salatiga. Kami dengan senang hati menerima kunjungan kali ini menjadi sarana saling bertukar ilmu dan informasi dalam mewujudkan WBK,” ucap Redy Agian Kepala Rutan Salatiga.

Redy Agian menjelaskan dengan adanya kegiatan ini sekaligus menjadi sarana transfer knowledge sharing informasi, tukar pengetahuan dan pengalaman antar Rutan sehingga diharapkan inovasi yang sudah ada, dapat terus berkembang sehingga pelayanan dan pembinaan kedepan bisa ditingkatkan dan menjadi lebih baik.

“Alhamdulillah kami sudah meraih WBK, bukan berarti kami berhenti untuk proses zona integritas ini, tetapi menjadi langkah untuk terus berbenah dan melakukan evaluasi demi meningkatkan program pelayanan terbaik pada masyarakat dan warga binaan,” jelasnya.

Dalam kegiatan kali ini, Redy memberikan pesan penting dalam pembangunan zona integritas yaitu terkait dengan perubahan mindset petugas Rutan dan persepsi masyarakat yang meningkat.

“Kunci utama dalam pembangunan zona integritas adalah perubahan mindset pola pikir petugas dan persepsi masyarakat melalui peningkatan kepercayaan masyarakat dengan hasil survey yang baik,” tandasnya.

Redy juga mengungkapkan dengan kerjasama seluruh lini dengan kekompakan dan kesolidan petugas menjadi upaya yang tidak bisa disepelekan dalam membangun budaya kerja yang bagus dan menciptakan pelayanan yang prima.

Hal senada disampaikan Nuryadi selaku Ketua Zona Integritas Rutan Salatiga bahwa penerapan enam area perubahan dimulai dengan perubahan mindset, bekerja sesuai dengan aturan dan SOP yang berlaku, menerapkan manajemen SDM, bekerja dengan pertanggungjawaban yang baik serta adanya keterlibatan langsung pimpinan menjadi poin penting dalam proses pembangunan zona integritas.

“Dengan pelaksanaan pengawasan manajemen dan mitigasi risiko yang baik serta memunculkan inovasi – inovasi dan pelayanan publik yang berkualitas sehingga berdampak positif sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terlebih warga binaan serta kemauan, kekompakan dan kerjasama seluruh petugas dalam pembangunan zona integritas ini menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved