KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pecah Ban, Mobil Rombongan Pengantar Calon Jemaah Haji Asal Tegal Kecelakaan di Tol Salatiga

Pecah Ban, Mobil Rombongan Pengantar Calon Jemaah Haji Asal Tegal Kecelakaan di Tol Salatiga

Pecah Ban, Mobil Rombongan Pengantar Calon Jemaah Haji Asal Tegal Kecelakaan di Tol Salatiga

Petugas saat evakuasi mobil Isuzu Mikrobus No Pol Z-7434-NC yang mengalami laka di Tol Solo-Semarang 453+900 B Kecamatan Sidorejo, Salatiga.

[@]Nasib naas dialami rombongan minibus yang ditumpangi sejumlah warga asal Kabupaten Tegal, setelah perjalanan pulang mengantarkan calon jamaah haji. Pasalnya minibus yang ditumpangi rombongan tersebut mengalami pecah ban sehingga mengalami kecelakaan di Tol Solo-Semarang 453+900 B Kecamatan Sidorejo, Salatiga.

Kasatlantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni mengatakan, kejadian bermula saat mobil minibus Isuzu Mikrobus No Pol Z-7434-NC yang dikendarai Dede Kusnandar warga Adiwerna, Tegal berjalan dari arah Solo menuju Semarang sekitar 12.29 WIB.

“Sesampainya di TKP mengalami pecah ban di bagian roda belakang sebelah kiri, Kemudian mobil melaju tak terkendali sehingga terguling kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal,” terang Kasat Lantas kepada Rasika FM, Minggu (4/6/2023).

Akibat kecelakaan itu, delapan penumpang mengalami luka ringan. Kedelapan korban tersebut merupakan warga Kecamatan Bumi Jawa, Kabupaten Tegal. Yaitu Sunaryo, 50, Sri Jumiati 59, Lani, 60, Nahrowi,41, Hasan As’ari,33, Sulasih, 62, Suprihatin,59 , dan Sugeng,62.

Korban mengalami luka ringan pada bagian tangan, bahu, dan punggung setelah kecelakaan korban dalam kondisi sadar. Selanjutnya korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit At Tin, Bawen, Kabupaten Semarang. Akibat kejadian tersebut kerugian materiil mencapai Rp 15 juta.

Sementara itu, Puji, korban kecelakaan, mengatakan, dia bersama rombongan mengantar keluarga yang akan berangkat haji.
Setelah mengantar, kemudian rombongan keluarga pengantar calon jemaah haji kembali ke rumah di Tegal.

Rombongan keluarga pengantar calon jemaah haji berjumlah 13 orang dalam satu kendaraan jenis Isuzu ELF berpelat nomor Z 7434 NC.

“Yang mengantar sebetulnya ada dua mobil, tetapi mobil yang satunya sudah pulang lebih dulu,” kata Puji kepada Beritasatu.com.

Menurut Puji, kecelakaan tersebut diduga karena ban belakang kiri kendaraan Isuzu ELF mengalami pecah. “Katanya pecah ban tadi, saya sendiri kurang paham,” jelasnya.

Dari 13 korban kecelakaan, delapan di antaranya dirawat di Rumah Sakit Attin Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. “Ada delapan dirawat, dan yang sudah dirontgen ada empat orang,” ungkapnya.

Anggota Unit Laka Lantas Polres Salatiga, Aiptu Siswanto mengatakan, kendaraan tersebut melaju dari arah Solo menuju Semarang, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan mengalami kecelakaan pada Minggu sekitar pukul 12.15 WIB.

“Kendaraan dari arah Solo menuju Semarang sampai TKP mengalami pecah ban belakang kiri lalu oleng sehingga terguling,” kata Siswanto.

Anggota Unit Laka Lantas Polres Salatiga, Aiptu Siswanto, saat menjelaskan kronologis laka

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

ganjil genap
Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
[pekok2]