URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peduli Warga Terdampak PPKM Darurat, Polres Salatiga Gelar Baksos Bagikan Sembako Dan Vaksinasi Massal

Peduli Warga Terdampak PPKM Darurat, Polres Salatiga Gelar Baksos Bagikan Sembako Dan Vaksinasi Massal

Peduli Warga Terdampak PPKM Darurat, Polres Salatiga Gelar Baksos Bagikan Sembako Dan Vaksinasi Massal

Kapolres Salatiga saat memantau giat vaksin minggu 11/07/2021 (Foto. Dok. Polres Salatiga)

RASIKAFM – Salah satu wujud kepedulian Polres Salatiga Polda Jateng terhadap warga yang terdampak pemberlakuan PKKM Darurat, dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS yang didampingi sejumlah Pejabat Utamanya antara lain Kabag Sumda Kompol Jumaeri SE, Kabag Ren Kompol Saiful Anwar SH, Kasubbag Sarpras AKP Ibnu Awal Riyanto, menggelar Bakti Sosial memberikan bantuan sembako kepada pedagang Pasar Blauran Kota Salatiga dan Vaksinasi Massal di Lingkungan Padat Penduduk Wilayah Zona Merah yang bertempat di Kantor Keluharan Tegalrejo, pada hari Minggu tanggal 11/07/2021.

AKBP Rahmad Hidayat SS menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Sosial pembagian beras bagi masyarakat yang terdampak PPKM Darurat, kita harapkan dengan bantuan ini dapat sedikit meringankan beras saudara-saudara kita pada situasi saat ini dan semoga masyarakat tetep semangat dan sehat terhindar dari covid19, jelasnya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Salatiga saat pemberlakuan PPKM darurat sekaligus mengimplementasikan Program Pemerintah dalam upaya percepatan penanganan covid19 khususnya di Kota Salatiga, jelas AKBP Rahmad Hidaya SS.

Selesai membagikan bantuan beras Kapolres Salatiga bersama rombongan melanjutkan pengecekan pelaksanaan vaksinasi massal di pemukiman padat penduduk dan wilayah zona merah yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Tegalrejo Kecamatan Argomulyo.

Selama PPKM Darurat ini selain pada setiap hari kerja di Gerai Vaksin yang ada di Polres Salatiga pada hari Minggu kita laksanakan Vaksinasi Massal di Lingkungan Padat Penduduk dan Wilayah yang masuk Zona Merah, hal ini dalam rangka mendukung Program Pemerintah Serbuan Vaksinasi Nasional untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal demi percepatan penanganan covid19, jelas Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS .

Lebih lanjut Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa untuk mengurangi mobilitas masyarakat Polres Salatiga melaksanakan penyekatan di Pintu Masuk Kota Salatiga yaitu di Pertigaan Blotongan, Perempatan Tingkir, Perempatan Kecandran dan Jalan-Jalan Tikus lainnya menuju Kota Salatiga, kita harapkan dengan adanya penyekatan ini “Gerakan Dirumah Saja” dapat benar-benar dimanfaakan oleh masyarakat untuk membantu pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus covid19, tutup AKBP Rahmad Hidayat SS.

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved