URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
UMKM Center Kabupaten Semarang memperluas kerjasama dengan Disdikbudpora untuk mendorong lahirnya pelaku usaha (entrepreneur) dari kalangan pelajar SMK. Dalam kerjasana ini UMKM Center melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk menstimulasi kreativitas dan semangat berwirausaha pada pelajar SMK.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelajar SMK Didorong Jadi Entrepreneur

Pelajar SMK Didorong Jadi Entrepreneur

Pelajar SMK Didorong Jadi Entrepreneur

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - UMKM Center Kabupaten Semarang memperluas kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraha (Disdikbudpora) setempat untuk mendorong lahirnya pelaku usaha (entrepreneur) dari kalangan pelajar SMK.

Kerjasama ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan berbagai pelatihan untuk menstimulasi kreativitas dan semangat berwirausaha di kalangan pelajar SMK yang ada di Kabupaten Semarang.

“Selain peningkatkan kapasitas sekitar 700-an pelaku usaha (entrepreneur), kami juga melaksanakan peran sebagai penggagas kewirausahaan,” ujar Koordinator Pengembangan SDM UMKM Center Kab.semarang, Budi Prasetyawan, Kamis (9/2/2023).

Alasan mengapa menyasar siswa pelajar SMK di Kabupaten Semarang, karena mereka para siswa SMK telah mendapatkan bekal keilmuan sekaligus ketrampilan. Terlebih sekarang era Kurikulum Merdeka, di mana SMK tidak hanya mencetak para lulusan yang siap kerja, namun juga lulusan yang siap berwirausaha agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Karena kalau ke perusahaan atau industri, nanti sekolahnya di SMK pertanian, kerjanya di industri konveksi. Ini kan tidak linier dengan disiplin ilmunya,” tegasnya.

Budi mengatakan, selain kegiatan rutin pertemuan klaster (evaluasi, penguatan kapasitas hingga penyusunan program) dan promo produk, lanjut Budi, pihaknya juga aktif berkolaborasi dengan OPD terkait di lingkungan Pemkab Semarang.

“Seperti yang kami lakukan kali ini dengan Disdikbudpora Kabupaten Semarang dengan menyasar para pelajar siswa SMK,” jelasnya.

Jadi sebagai wadah para praktisi, UMKM Center Kabupaten Semarang yang memiliki tujuh klaster yakni kuliner, kemasan basah, kemasan kering, kopi, fesyen, craft serta bahan dan jasa, juga ingin menstimulasi kreativitas siswa SMK.

“Saat ini yang sudah kami lakukan di SMKN Jambu, Kecamatan Jambu dan SMKN Bawen,” ungkapnya.

Selain itu, untuk jurusan- jurusan yang ada di SMK hampir semua UMKM Center Kab. Semarang punya praktisi di tiap- tiap klaster, yakni para pelaku UMKM yang kini terwadahi. Misalnya untuk pelajar jurusan boga, ada klaster kuliner.

“Kemudian dengan jurusan tata busana, kami juga punya klaster fesyen dan seterusnya termasuk klaster craft,” pungkasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga