KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Ketua Tim Pemenangan Robby-Nina Sampaikan ini

Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Ketua Tim Pemenangan Robby-Nina Sampaikan ini

Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Ketua Tim Pemenangan Robby-Nina Sampaikan ini

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga nomor urut 01, Robby Hernawan dan Nina Agustin, menggelar konferensi pers di Kafe Soklatok pada Rabu (27/11/2024) malam untuk menyampaikan hasil perolehan suara sementara berdasarkan hitung cepat internal. Berdasarkan data sementara, pasangan Robby-Nina memperoleh 45,80 persen suara, unggul dibandingkan pasangan 02 dengan 11,31 persen dan pasangan 03 dengan 42,71 persen.
Foto Arief Rasika
Pasangan dr Robby Hernawan-Nina Agustin saat menyampaikan kemenangan dalam Pilkada Salatiga

RASIKAFM.COM| SALATIGA – Pelantikan kepala daerah terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 resmi ditunda. Awalnya dijadwalkan pada Februari 2025, pelantikan kini dijadwalkan ulang menjadi Maret 2025. Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga terpilih, dr. Robby Hernawan-Nina Agustin, Yuliyanto menilai, penundaan ini harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan kepemimpinan pasangan yang memenangkan Pilkada 2024.

“Selain persiapan teknis, juga ada non-teknis. Misal dari rumah dinas, mobil dinas, peralihan dan sebagainya. Termasuk nanti di kepemimpinan,” kata Yuliyanto, yang juga merupakan Wali Kota Salatiga dua periode, pada Senin (6/1/2025).

Yuliyanto menekankan pentingnya soliditas pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga terpilih.

“Mereka kan tentunya tidak bisa jalan sendiri-sendiri, jadi perlu mempersiapkan dan mewujudkan visi misi saat kampanye. Ini harus kita persiapkan dan fasilitasi untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah (RPJMD) melalui tim,” ungkapnya seperti dikutip kompas.com.

Yuliyanto menyatakan bahwa Robby Hernawan, sebagai wali kota terpilih yang diusung oleh Partai Gerindra, harus tunduk pada pakta integritas yang telah ditandatangani. “Robby harus selalu koordinasi dan tidak bisa melangkah atau menentukan sendiri pergerakannya karena kemenangannya adalah murni dari kerja tim Partai Gerindra beserta pendukungnya,” paparnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Salatiga terpilih, Nina Agustin menyatakan, siap menunggu pelantikan kepala daerah sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Apapun keputusan dari pusat soal pelantikan serentak kepala daerah, saya ikut saja,” ujarnya. Nina juga menambahkan bahwa ia akan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa sembari mematangkan langkah-langkah yang akan dijalankan sebagai wakil walikota. “Fokus untuk mensejahterakan masyarakat Salatiga,” kata Nina.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga, Yesaya Tiluata menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat resmi mengenai Peraturan Presiden Pengganti Perpres Nomor 80 Tahun 2024 tentang Tata Cara dan Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih. “KPU Kota Salatiga masih menunggu arahan surat KPU RI tentang petunjuk teknis penetapan pasangan calon terpilih dan juga jadwal penetapan pasangan calon,” ungkapnya.

Terkait persiapan, kepala daerah terpilih, KPU Kota Salatiga masih menunggu arahan surat KPU RI tentang petunjuk teknis penetapan pasangan calon terpilih dan juga jadwal penetapan pasangan calon.

Menurutnya itu sudah menjadi ranah pemerintah daerah, dan DPRD. Selain itu Perpres penundaan pelantikan juga belum ada saat ini. Masih perpres yg ada saat ini.

“Kami hanya masuk di penetapan paslon terpilih, setelah itu keputusan penetepan KPU kami serahkan ke Dprd untuk diteruskan ke Mendagri melalui Gubernur” ujarnya saat dikonfirmasi Rasika FM.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]