URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelantikan kepala daerah terpilih dalam Pilkada 2024 yang semula dijadwalkan pada Februari 2025 resmi ditunda menjadi Maret 2025. Ketua Tim Pemenangan Pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga terpilih, dr. Robby Hernawan-Nina Agustin, Yuliyanto, memberikan tanggapan di Salatiga pada Senin (6/1/2025).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Ketua Tim Pemenangan Robby-Nina Sampaikan ini

Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Ketua Tim Pemenangan Robby-Nina Sampaikan ini

Pelantikan Kepala Daerah Ditunda, Ketua Tim Pemenangan Robby-Nina Sampaikan ini

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga nomor urut 01, Robby Hernawan dan Nina Agustin, menggelar konferensi pers di Kafe Soklatok pada Rabu (27/11/2024) malam untuk menyampaikan hasil perolehan suara sementara berdasarkan hitung cepat internal. Berdasarkan data sementara, pasangan Robby-Nina memperoleh 45,80 persen suara, unggul dibandingkan pasangan 02 dengan 11,31 persen dan pasangan 03 dengan 42,71 persen.
Foto Arief Rasika
Pasangan dr Robby Hernawan-Nina Agustin saat menyampaikan kemenangan dalam Pilkada Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM| SALATIGA – Pelantikan kepala daerah terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 resmi ditunda. Awalnya dijadwalkan pada Februari 2025, pelantikan kini dijadwalkan ulang menjadi Maret 2025. Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga terpilih, dr. Robby Hernawan-Nina Agustin, Yuliyanto menilai, penundaan ini harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan kepemimpinan pasangan yang memenangkan Pilkada 2024.

“Selain persiapan teknis, juga ada non-teknis. Misal dari rumah dinas, mobil dinas, peralihan dan sebagainya. Termasuk nanti di kepemimpinan,” kata Yuliyanto, yang juga merupakan Wali Kota Salatiga dua periode, pada Senin (6/1/2025).

Yuliyanto menekankan pentingnya soliditas pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga terpilih.

“Mereka kan tentunya tidak bisa jalan sendiri-sendiri, jadi perlu mempersiapkan dan mewujudkan visi misi saat kampanye. Ini harus kita persiapkan dan fasilitasi untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah (RPJMD) melalui tim,” ungkapnya seperti dikutip kompas.com.

Yuliyanto menyatakan bahwa Robby Hernawan, sebagai wali kota terpilih yang diusung oleh Partai Gerindra, harus tunduk pada pakta integritas yang telah ditandatangani. “Robby harus selalu koordinasi dan tidak bisa melangkah atau menentukan sendiri pergerakannya karena kemenangannya adalah murni dari kerja tim Partai Gerindra beserta pendukungnya,” paparnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Salatiga terpilih, Nina Agustin menyatakan, siap menunggu pelantikan kepala daerah sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Apapun keputusan dari pusat soal pelantikan serentak kepala daerah, saya ikut saja,” ujarnya. Nina juga menambahkan bahwa ia akan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa sembari mematangkan langkah-langkah yang akan dijalankan sebagai wakil walikota. “Fokus untuk mensejahterakan masyarakat Salatiga,” kata Nina.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga, Yesaya Tiluata menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat resmi mengenai Peraturan Presiden Pengganti Perpres Nomor 80 Tahun 2024 tentang Tata Cara dan Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih. “KPU Kota Salatiga masih menunggu arahan surat KPU RI tentang petunjuk teknis penetapan pasangan calon terpilih dan juga jadwal penetapan pasangan calon,” ungkapnya.

Terkait persiapan, kepala daerah terpilih, KPU Kota Salatiga masih menunggu arahan surat KPU RI tentang petunjuk teknis penetapan pasangan calon terpilih dan juga jadwal penetapan pasangan calon.

Menurutnya itu sudah menjadi ranah pemerintah daerah, dan DPRD. Selain itu Perpres penundaan pelantikan juga belum ada saat ini. Masih perpres yg ada saat ini.

“Kami hanya masuk di penetapan paslon terpilih, setelah itu keputusan penetepan KPU kami serahkan ke Dprd untuk diteruskan ke Mendagri melalui Gubernur” ujarnya saat dikonfirmasi Rasika FM.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab