URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pelarangan penjualan baju bekas membuat pedagang baju bekas khawatir, termasuk Candra, pedagang baju bekas di Salatiga. Candra mengaku bahwa bisnis baju bekas memberatkan bagi pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha tersebut. Jika pelarangan dilakukan, ia berharap diberi waktu untuk menghabiskan atau mengurangi dagangannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemerintah Larang Impor Baju Bekas, Candra Pedagang Pakaian di Salatiga Keberatan

Pemerintah Larang Impor Baju Bekas, Candra Pedagang Pakaian di Salatiga Keberatan

Pemerintah Larang Impor Baju Bekas, Candra Pedagang Pakaian di Salatiga Keberatan

Salah satu sudut toko yang menjual baju bekas kini marak di Salatiga

Foto: dok /IST

Salah satu sudut toko yang menjual baju bekas kini marak di Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Munculnya kebijakan itu ternyata langsung membuat penjual baju bekas merasa waswas. Salah satunya adalah candra, seorang pedagang baju bekas di Jalan Blotongan, Salatiga.

Dirinya mulai khawatir dengan wacana pelarangan penjualan baju bekas tersebut. Candra mengaku sudah berbisnis baju bekas sejak 10 tahun terakhir.

“Sudah jelas memberatkan [pelarangan penjualan baju bekas]. Kalau bagi yang kecil ini, kami buat cari makan, begitu saja intinya,” terang dia, Kamis (16/3/2023).

Menurutnya pelarangan impor baju bekas mestinya diawali kepada para importir terlebih dahulu. Keberadaan baju bekas di Tanah Air berawal dari pembelian para importir.

“Kalau yang besar enggak ada yang masuk, kami mau belanja di mana? Sudah jelas kami akan beralih ke yang lain,” ungkap pria asal Padang ini.

Candra mengaku membeli pakaian bekas itu dari seorang importir di Jakarta. Barang yang biasa ia beli mulai dari celana, kaus, rok, dan jaket. Kebanyakan pakaian bekas yang ia jual berasal dari Jepang dan Korea Selatan.

Candra tidak setuju jika baju bekas impor dianggap merusak tekstil Indonesia. Di tempatnya berjualan, ia hanya mendapatkan omzet Rp300.000- Rp500.000 setiap harinya. Itu belum digunakan untuk uang makan dan sewa ruko.

“Jualan baju bekas ini yang landai-landai saja. Mau lebaran atau tidak, ya pembelinya enggak banyak,” akunya.

Jika memang pelarangan itu akan dilakukan, Candra berharap tidak langsung dilakukan penutupan atau penyitaan dagangannya.

“Ya jangan langsung ditutup atau dimusnahkan. Kasihlah kami waktu berapa bulan, paling tidak menghabiskan atau mengurangi dangangan kami,” terang dia.

Ketika pelarangan itu benar-benar dilakukan, lanjut Candra, ia akan beralih beralih berjualan pakaian baru.

“Ini juga sudah mulai jualan pakaian baru juga. Hasil dari keuntungan jualan baju bekas ini,” terang dia.

Sementara, salah seorang pembeli baju bekas, Arya, menyayangkan jika pelarangan baju bekas benar-benar dilakukan. Sebab, belanja pakaian bekas atau thrifting menjadi solusi saat mau membeli pakaian bagus di tengah kondisi keuangan yang minim.

BACA JUGA :

Exit Tol Fungsional Ambarawa Dibuka Searah Saat Mudik dan Balik Lebaran, Hanya untuk Kendaraan Pribadi
Exit Tol Fungsional Ambarawa Dibuka Searah Saat Mudik dan Balik Lebaran, Hanya untuk Kendaraan Pribadi
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah
Gebyar Padusan dan Ciblon digelar di Kolam Renang Kalitaman, Sidorejo, Salatiga, Rabu (18/2/2026). Wali Kota Robby Hernawan bersama Forkopimda hadir mendukung tradisi penyucian diri jelang Ramadan. Prosesi air tujuh mata air, seni tari, dan musik air digelar untuk melestarikan budaya Jawa.
Sehari Jelang Pusa, Ratusan Warga Gelar Padusan di Kalitaman Salatiga
Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7 persen. Edukasi, penagihan door to door, dan razia dilakukan untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.
Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Exit Tol Fungsional Ambarawa Dibuka Searah Saat Mudik dan Balik Lebaran, Hanya untuk Kendaraan Pribadi
Exit Tol Fungsional Ambarawa Dibuka Searah Saat Mudik dan Balik Lebaran, Hanya untuk Kendaraan Pribadi
Menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, jajaran Polres Semarang melakukan monitoring awal jalur Tol Semarang–Solo yang melintasi wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu fokus utama adalah...
Longsor Susulan Putuskan Jalan Ungaran–Demak, Warga Tak Terdengar Suara, Tanaman Tertimbu
Longsor Susulan Putuskan Jalan Ungaran–Demak, Warga: Tak Terdengar Suara, Tanaman Tertimbun
Longsor kembali terjadi di ruas jalan penghubung Kabupaten Semarang dengan Demak, tepatnya di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Minggu (15/2) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa ini merupakan longsor...
Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang Kami Tidak Tidur!
Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!
Polres Semarang menegaskan komitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan dari potensi perang sarung, tawuran, balap liar, dan kriminalitas. Penegasan disampaikan Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana di Ungaran,...
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi...
Kecelakaan tunggal truk trailer terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Rabu (18/2/2026) sore. Sopir Solikin terluka setelah rem belakang kiri diduga mengunci saat melaju dari Semarang menuju Boyolali. Kendaraan oleng, menabrak pembatas dan pohon, lalu terguling ke parit hingga rusak berat.
Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit
Kecelakaan tunggal truk trailer terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Rabu (18/2/2026) sore. Sopir Solikin terluka setelah rem belakang kiri diduga mengunci saat melaju dari Semarang menuju Boyolali....
Muat Lebih

POPULER

Jateng Derby 2026 Diikuti 169 Kuda, Hadirkan Ndarboy
Jateng Derby 2026 Diikuti 169 Kuda, Hadirkan Ndarboy
Tanah longsor menerjang Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/2/2026), akibat hujan deras. Warga terdampak dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau lokasi untuk percepatan penanganan. Pemkab melalui DPU dan BPBD memperbaiki talud, jalan, irigasi, serta menyalurkan bantuan guna mencegah risiko lanjutan.
Hujan Deras Picu Longsor di Lerep, Irigasi Jebol dan Rumah Warga Tertimbun Lumpur
Bibit cabai unggul Champion 22 diluncurkan dalam Gerakan Petani Peduli Inflasi di GOR Banyusidi, Magelang, Senin (22/9/2025). BI Jateng dan Pemprov memperkenalkan varietas tahan hama untuk tingkatkan produktivitas. Selain itu, champion lokal dari 15 daerah dikukuhkan serta dukungan greenhouse diberikan untuk petani.
Bibit Cabai “Champion 22” Hadir, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved