URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang berkomitmen dalam memperbaiki sarana prasarana dan infrastruktur di Ibu Kota Jawa Tengah untuk meningkatkan industri dan mempermudah aktivitas masyarakat. Perbaikan infrastruktur tersebut meliputi perbaikan akses jalan dan pengendalian banjir. Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan bahwa sebagian jalan yang dikelola oleh Kementerian PUPR sedang dalam proses perbaikan, seperti Jalan Raya Mangkang dan peningkatan jembatan tol di Kaligawe.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Komitmen Perbaiki Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

Pemkot Semarang Komitmen Perbaiki Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

Pemkot Semarang Komitmen Perbaiki Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

Pemerintah Kota Semarang berkomitmen dalam memperbaiki sarana prasarana dan infrastruktur di Ibu Kota Jawa Tengah untuk meningkatkan industri dan mempermudah aktivitas masyarakat. Perbaikan infrastruktur tersebut meliputi perbaikan akses jalan dan pengendalian banjir. Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan bahwa sebagian jalan yang dikelola oleh Kementerian PUPR sedang dalam proses perbaikan, seperti Jalan Raya Mangkang dan peningkatan jembatan tol di Kaligawe.
Foto:/IST
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu
featured-img

Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen memperbaiki sarana prasarana berupa infrastruktur di Ibu Kota Jawa Tengah. Perbaikan infrastruktur yakni berupa perbaikan akses jalan dan pengendalian banjir. Dua hal ini perlu segera diselesaikan untuk menggeliatkan industri serta mempermudah aktivitas masyarakat.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, bahwa untuk kondisi jalan di Semarang sudah bagus-bagus. “Namun memang ada beberapa (jalan) milik Kementerian PUPR yang sekarang sedang berjalan (perbaikan),” jelasnya, saat acara Temu Industri 2023, di Legacy Covention Semarang, Kamis (15/6/2023).

Dia menyebutkan, jalan kewenangan Kementerian PUPR yang sedang diperbaiki di antaranya Jalan Raya Mangkang. Selain itu, Kementerian PUPR juga sedang menaikkan jembatan tol di Kaligawe. Upaya itu nantinya bisa mengurangi banjir di Kota Semarang.

“Kalau jalannya rusak terjadi banjir, pasti jangka waktu pengiriman akan mundur. Yang diperlukan adalah kondisi infrastruktur jalan baik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, juga mengejar upaya pengendalian banjir pada 2023 ini agar mempermudah proses perdagangan.

“Bicara bebas (banjir) semua tidak, tapi bagaimana meminimalkan utamanya jalan-jalan yang menjadi titik-titik untuk para pelaku industri melakukan proses perdagangan atau penjualannya,” katanya.

Di sisi lain, dirinya meminta kepada Dinas Perindustrian untuk benar-benar mewadahi para pelaku industri dengan temu industri yang dapat membuat industri di Kota Semarang kembali menggeliat pasca Covid-19. Misalnya, dengan melibatkan perbankan untuk membantu permodalan, memperluas cabang, dan memperluas pasar hingga luar negeri.

“Undang saja bank-bank untuk hadir, terjadi business matching. Selama ini, banyak yang tidak bisa ketemu bank. Dulu masih Covid belum banyak industri mengeliat, sekarang sudah dibutuhkan permodalan,” ujarnya.

Kolaborasi, lanjut Ita, juga perlu dilakukan dengan organisasi pemerintah daerah lain karena cakupan industri cukup luas.

Pameran industri juga bisa dilakukan. Lembaga vertikal yang bisa mendukung industri juga perlu dilibatkan. Sehingga ada sinergi nyata berkelanjutan.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Tri Supriyanto mengatakan, infrastruktur memang menjadi fokus utama untuk membuat para pelaku industri nyaman berusaha di Semarang.

Selain itu, terkait perizinan, pihaknya juga mulai berkoodinasi dan berkonsultais kepada kementerian agar para pelaku usaha industri tidak merasa ada kesulitan dalam mengurus perizinan.

“Kalau perizinan lancar, mereka akan produksi atau eksport luar biasa. Ini income tambahan untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang,” jelasnya.

Sesuai arahan walikota, pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah stakeholder untuk pertemuan pelaku industri.

BACA JUGA :

Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar