URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Gerakan Pangan Murah serentak digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Program ini dibuka Gubernur Ahmad Luthfi di Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jumat (6/3/2026), melalui distribusi bahan pokok dan operasi pasar guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan saat arus mudik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Surplus Jelang Idul Fitri, GPM Digelar Serentak

Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Surplus Jelang Idul Fitri, GPM Digelar Serentak

Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Surplus Jelang Idul Fitri, GPM Digelar Serentak

Gubernur Ahmad Lutfi Bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng Moh. Noor Sinergi dalam Gerakan Pangan Murah Serentak (6/6/2026)
Gubernur Ahmad Lutfi Bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng Moh. Noor Sinergi dalam Gerakan Pangan Murah Serentak (6/6/2026)
Featured Image

RASIKAFM Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di Jawa Tengah yang dipusatkan di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari mengatakan, dua isu utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga.

Menurutnya, menjelang Idul Fitri diperkirakan jumlah penduduk di Jawa Tengah akan meningkat signifikan karena kedatangan para pemudik.

“Pada H-3 Idul Fitri nanti diperkirakan ada tambahan sekitar 17,7 juta orang yang masuk ke Jawa Tengah. Ini karena adanya kebijakan work from anywhere sehingga banyak orang bisa tinggal lebih lama di daerah tujuan mudik,” ujarnya.

Dengan potensi lonjakan penduduk tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota telah memetakan kondisi ketersediaan pangan di wilayahnya.

Hasil proyeksi hingga akhir Maret menunjukkan bahwa seluruh komoditas pangan di Jawa Tengah dalam kondisi surplus.

Beberapa komoditas utama yang diperkirakan surplus antara lain beras sekitar 1,5 juta ton, telur ayam ras sekitar 130 ribu ton, gula pasir 54 ribu ton, serta minyak goreng sekitar 5 ribu liter.

“Dengan kondisi tersebut, insyaallah kebutuhan pangan baik untuk masyarakat Jawa Tengah maupun para pemudik tetap dapat terpenuhi,” jelasnya.

Selain memastikan ketersediaan pangan, pemerintah juga melakukan berbagai langkah untuk menjaga keterjangkauan harga di masyarakat. Salah satunya melalui pemantauan dan inspeksi pasar bersama Satgas Pangan.

Pemantauan tersebut melibatkan berbagai pihak, antara lain pemerintah daerah, aparat kepolisian hingga Satgas dari Badan Pangan Nasional. Dari hasil sidak yang dilakukan, harga beras hingga saat ini masih relatif stabil.

Namun demikian, pemerintah mencatat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai yang saat ini masih berada di atas harga acuan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Jawa Tengah melakukan intervensi melalui program subsidi harga cabai yang disalurkan melalui BUMD pangan daerah, Jateng Agro Berdikari.

Tahap awal penyaluran dilakukan sekitar 3 ton cabai, dan akan dilanjutkan sesuai kebutuhan di daerah yang harga cabainya masih tinggi.

Selain cabai, komoditas lain yang mengalami sedikit kenaikan harga adalah daging sapi. Sementara komoditas pangan lainnya relatif stabil.

Bahan pangan dijual dibawah harga pasaran saat ini

Sebagai bagian dari stabilisasi harga, pemerintah juga menggelar Gerakan Pangan Murah serentak di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Dalam kegiatan GPM kali ini, tercatat 31 kabupaten/kota mengikuti secara daring di wilayah masing-masing, sementara empat daerah lainnya telah lebih dulu melaksanakan kegiatan serupa di luar jadwal.

Sejumlah komoditas yang disalurkan melalui GPM serentak tersebut antara lain beras sebanyak 74 ton, gula pasir 7.250 kilogram, minyak goreng 21.000 liter, telur ayam ras 11.500 kilogram, serta bawang putih 3.400 kilogram.

Hingga saat ini, pelaksanaan GPM di Jawa Tengah bahkan telah melampaui target. Dari target 308 kegiatan hingga Maret, tercatat sudah terlaksana 333 kegiatan Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

Ia menyebutkan, Gerakan Pangan Murah menjadi langkah konkret untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, terutama pada periode Ramadhan dan Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya permintaan.

Berdasarkan data terbaru, inflasi Jawa Tengah pada Februari tercatat 0,76 persen secara bulanan atau 4,43 persen secara tahunan. Angka tersebut masih berada di bawah inflasi nasional yang mencapai 4,76 persen, meski sudah berada di atas target inflasi nasional.

“Karena itu pengendalian inflasi harus terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah,” ujarnya.

Upaya pengendalian tersebut dilakukan melalui strategi 4K, yaitu menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif kepada masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, posisi Jawa Tengah sebagai jalur utama arus mudik nasional membuat kebutuhan bahan pokok di daerah ini meningkat setiap menjelang Lebaran.

“Jawa Tengah menjadi sentral gateway nasional arus mudik dan balik. Jadi yang masuk bukan hanya orang, tetapi juga kebutuhan bahan pokok,” ujarnya.

Karena itu pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan terus memperkuat operasi pasar dan distribusi pangan. Hingga saat ini tercatat sudah dilaksanakan sekitar 363 kegiatan operasi pasar di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Jawa Tengah tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang.

BACA JUGA :

Lonjakan aktivitas mudik dan balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan ekonomi UMKM, pelaku usaha kuliner, dan sektor wisata di Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). Pedagang, pengelola restoran, hingga destinasi wisata merasakan kenaikan omzet signifikan, dipicu tingginya mobilitas pemudik yang singgah, berbelanja, dan berwisata sepanjang jalur strategis.
Berkah Mudik Lebaran Omzet Pedagang Makanan di Tuntang Melonjak
Inflasi Semarang Diperkirakan Menurun, Pasokan Meningkat Saat Masa Panen
Inflasi Semarang Diperkirakan Menurun, Pasokan Meningkat Saat Masa Panen
Jelang Lebaran, Penjualan Ritel di Semarang Melonjak Dua Digit
Jelang Lebaran, Penjualan Ritel di Semarang Melonjak Dua Digit
cabai-keriting
Harga Cabai Keriting Tembus Rp90 Ribu, Diskumperindag Kabupaten Semarang Gelar Operasi Pasar dan Pastikan Stok LPG Aman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Kasus gangguan pencernaan mendominasi laporan kesehatan pasca Lebaran 2026 di Salatiga, disampaikan Prasit Al Hakim. Meski mobilitas meningkat, kondisi tetap terkendali berkat kesiapan layanan kesehatan,...
Lonjakan aktivitas mudik dan balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan ekonomi UMKM, pelaku usaha kuliner, dan sektor wisata di Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). Pedagang, pengelola restoran, hingga destinasi wisata merasakan kenaikan omzet signifikan, dipicu tingginya mobilitas pemudik yang singgah, berbelanja, dan berwisata sepanjang jalur strategis.
Berkah Mudik Lebaran Omzet Pedagang Makanan di Tuntang Melonjak
Lonjakan aktivitas mudik dan balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan ekonomi UMKM, pelaku usaha kuliner, dan sektor wisata di Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). Pedagang, pengelola restoran, hingga destinasi...
Mutasi 22 pegawai dilakukan PT Bank Salatiga oleh manajemen dipimpin Tejo Herlambang di Salatiga, Jumat (27/3/2026), sebagai langkah penyegaran organisasi pasca Lebaran, guna meningkatkan kinerja melalui transformasi SDM, penguatan fungsi hukum, serta penerapan prinsip kerja profesional, transparan, dan akuntabel
Perombakan Internal, Bank Salatiga Mutasi 22 Pegawai
Mutasi 22 pegawai dilakukan PT Bank Salatiga oleh manajemen dipimpin Tejo Herlambang di Salatiga, Jumat (27/3/2026), sebagai langkah penyegaran organisasi pasca Lebaran, guna meningkatkan kinerja melalui...
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Jalur alternatif Salatiga–Magelang via Kopeng dimanfaatkan pemudik dan wisatawan, melintasi kawasan lereng Merbabu, Kamis (26/3/2026). Rute ini dipilih sebagai alternatif tol yang padat, menawarkan udara...
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli...
Muat Lebih

POPULER

Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved