KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam Terseret Arus Saat Mandi di Pantai Kramat Tegal

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam Terseret Arus Saat Mandi di Pantai Kramat Tegal

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam Terseret Arus Saat Mandi di Pantai Kramat Tegal

SEMARANG – Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia usai tenggelam terseret arus ketika mandi di Pantai Kramat, Kabupaten Tegal pada Kamis (23/6/2022) dini hari.

Korban bernama M Adnan warga Dukuh Kembangpang Desa Plumbungan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Pria berusia 15 tahun itu ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 01.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menjelaskan kejadian tersebut bermula pada Rabu (22/6/2022)
sekitar pukul 15.00 WIB, korban bersama teman-temannya ?andi di sekitar pantai Kramat. Setelah beberapa saat, korban diterjang oleh ombak hingga hanyut dan tenggelam.

“Diduga saat asik main tiba – tiba datang ombak besar menerjang Adnan akhirnya hayut tenggelam,” paparnya.

Tim SAR gabungan diantarnya Basarnas, Polsek, Koramil, BPBD, Polairud, PMI Galawi, RAPI, Bagana dan masyarakat sekitar melakukan pencarian sekitar tempat kejadian

“Saat pencarian Kamis ( 23/06) sekitar pukul 00.30 WIB warga melihat sosok objek yang curigai tubuh korban langsung memberi informasi ke posko SAR gabungan,” katanya.

“Objek tersebut berada tidak jauh dari tempat kejadian kurang lebih 50 meter setelah dicek ternyata benar jasad korban, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka” imbuhnya

Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatunnya masing-masing. Disisi lain, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain di pantai tanpa pengawasan orang dewasa.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]