URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Yang menonjol pada kesempatan ungkap kasus ini adalah kita berhasil mengungkap jaringan (pencurian) mobil mewah," ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat rilis kasus Operasi Sikat Jaran Candi 2021 di Mapolda Jateng

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pencurian Rubicon Jadi Kasus Menonjol Polda Jateng Dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021

Pencurian Rubicon Jadi Kasus Menonjol Polda Jateng Dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021

Pencurian Rubicon Jadi Kasus Menonjol Polda Jateng Dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2021

featured-img

Sementara itu, aksi pencurian mobil mewah tersebut terjadi pada Jumat (8/10/2021) di Perumahan Hunian 2 Desa Gentan, Baki, Sukoharjo. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menyebut satu pelaku berhasil diamankan berperan sebagai pemetik.

“(Ditangkap) di Bandung sekitar dua pekan setelah kejadian di salah satu hotel dengan plat nomor hang sudah diganti. Dari kejadian sampai pengungkapan kita sudah bisa menganalisa dalam waktu 1 minggu. Kemudian proses penyelidikannya juga kita perdalam walaupun satu minggu belum kita sentuh karena kita akan berupaya mendapatkan pelakunya sampai utuh dan setelah sekitar dua minggu kita lakukan upaya-upaya paksa,” tuturnya.

“Tersangka atas nama R pemetik dan tersangka ralam rutan bernama B,” tambahnya.

Djuhandani menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, B memerintah R untuk mencuri mobil mewah dengan mengirimkan lokasi keberadaan mobil targetnya dengan dibekali kunci duplikat.

“Dimana modusnya adalah menaruh GPS di dalam mobil. Kemudian para pemetik itu dikasih share lok dan kunci duplikat sehingga pemetik bisa melakukan pengambilan berdasar share lok yg diberikan oleh pelaku yang saat ini berada di dalam tahanan Polda Metro,” bebernya.

Ia melanjutkan, terkait modus pemasangan GPS tersebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan akan menelusuri terkait tempat-tempat yang diduga menjadi sindikat pencurian mobil mewah.

“Ini akan kita selidiki lebih lanjut. Kayaknya ini berkaitan dengan bengkel-bengkel. Tapi yang mana masih dipelajari ataukah bengkel resmi atau tidak tapi saya lihat ini pasti bengkel-bengkel mungkin tidak sama dan kita mungkin menduga bahwa ini berkaitan dengan tempat-tempat bahwa mobil itu sering diparkir melalui jasa parkir atau pencucian atau lain sebagainya,” imbuhnya.

Sementara dalam melakukan aksinya, lanjut Djuhandani, pemetik mendapatkan upah Rp. 50 juta. Namun upahnya belum diberikan lantaran pelaku berhasil diamankan.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved