URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah merespons keprihatinan terhadap maraknya kasus bunuh diri remaja dengan menggelar kegiatan Pendampingan dan Deteksi Dini Permasalahan Psikologi Remaja di aula Gedung DWP Jateng pada Selasa (14/11/2023). Ketua DWP Jateng, Indah Sumarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap masalah psikologis remaja, terutama menyusul lonjakan kasus bunuh diri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perhatian Serius DWP Jateng Terhadap Kasus Bunuh Diri Remaja: Program Pendampingan dan Deteksi Dini Psikologi

Perhatian Serius DWP Jateng Terhadap Kasus Bunuh Diri Remaja: Program Pendampingan dan Deteksi Dini Psikologi

Perhatian Serius DWP Jateng Terhadap Kasus Bunuh Diri Remaja: Program Pendampingan dan Deteksi Dini Psikologi

Foto: Dok. Pemprov Jateng
Foto: Dok. Pemprov Jateng
Featured Image

Kasus bunuh diri sejumlah remaja yang marak diberitakan beberapa waktu terakhir ini, mengundang keprihatinan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah. Untuk menghindari hal tersebut, mereka menggelar kegiatan Pendampingan dan Deteksi Dini Permasalahan Psikologi Remaja, di aula Gedung DWP Jateng, Selasa (14/11/2023).

Ketua DWP Jateng Indah Sumarno melalui Wakil Ketua III Hesti Harso Susilo mengatakan, kegiatan Pendampingan dan Deteksi Dini Permasalahan Psikologis Remaja merupakan bentuk kepedulian DWP terhadap psikologis remaja.

“Karena banyaknya kasus yang marak bunuh diri dengan remaja, sehingga kami tergerak untuk mengadakan edukasi permasalah psikologi remaja ini, karena ilmu yang kita dapatkan bisa bermanfaat untuk mengatasi masalah yang timbul akhir-akhir ini,” kata dia, ditemui di sela-sela kegiatan.

Hesti berharap, melalui kegiatan itu, lingkungan DWP bisa lebih peduli dengan persoalan psikologis remaja, sehingga muaranya, bisa melakukan pencegahan apabila mendeteksi adanya gangguan psikologis.

“Jadi mereka perlu pendekatan dari orang tua, ayah, ibu. Mereka perlu komunikasi yang baik. Sehingga anak-anak bisa melakukan kegiatan poisitf, untuk mengindari hal tersebut,” ujarnya.

Hesti mengakui  tidak mudah menjadi orang tua. Karenanya, dibutuhkan berbagai pertimbangan dan kematangan dalam berpikir, sampai memutuskan untuk membina rumah  tangga. Ibu sebagai mitra ayah dalam rumah tangga, mempunyai fungsi yang sangat penting dalam merawat dan membesarkan anak.

Sosok ibu, imbuhnya, menjadi seseorang yang tangguh, dan merupakan role model, serta cerminan perilaku bagi anak-anaknya. Sebagai role model, ibu menjadi figur yang mengayomi, menjadi tempat berlindung, tempat berbagi, serta tempat berkeluh kesah. Di sisi lain perkembangan zaman semakin lama semakin maju, dan tantangannya pun semakin berat.

Oleh karena itu, kata Hesti, setiap orang tua ingin yang terbaik bagi anak-anak mereka. Keinginan tersebut akan membentuk pola asuh yang akan ditanamkan pada anak-anak. Jangan sampai terjadi kasus remaja yang mengalami depresi dan melakukan usaha percobaan bunuh diri, apalagi maupun sampai bunuh diri.

“Tentunya ini berkaitan dengan pola asuh orang tua dan keluarga serta lingkungan, sebagai tempat tumbuh kembang psikologis remaja,” ujarnya.

Hesti menuturkan, orang tua memerlukan ketrampilan berkomunikasi yang baik, untuk mengenali karakter diri dan anak, memandang diri dan kehidupan. Sehingga, semua bisa menyikapi dan memperlakukan remaja dengan welas asih, empati, pengertian, tidak menghakimi, serta memberikan kesempatan pada remaja, untuk mengembangkan diri dan harga dirinya, namun tidak memanjakan.

“Sehingga kita bisa menjadi orang tua yang lebih baik  karena kondisi pada anak-anak kita adalah tanggung jawab kita bersama,” harapnya.

Psikolog dari Universitas Diponegoro Semarang Novi Qonitatin, menuturkan, mengingat maraknya kasus bunuh diri pada remaja  saat ini permasalahan remaja perlu segera ditangani. Kesehatan mental menjadi hal yang sangat penting, karena efeknya bisa sampai mengakhiri nyawa, dan sebagainya.

“Sebetulnya banyak faktor yang melatarbelakangi. Remaja ini dalam masa perubahan seperti pubertas, perubahan secara fisik, biologis, perubahan sosial,” kata Novi.

Belum lagi masalah akademik, persaingan prestasi, hal lain seperti tekanan lingkungan, persoalan di dalam keluarga, masalah ekonomi dan lainnya. Menurutnya, masalah itu bisa menjadi pemicu gangguan psikologis.

Novi berharap orang tua bisa mendeteksi kondisi tersebut secara dini. Diawali dengan mendeteksi atau memerhatikan perubahan yang terjadi, misalnya semula rajin sekolah, kemudian jadi malas, atau hal lainnya. Jika deteksi telah ditemukan, maka anak bisa terbuka ke orang tua. Komunikasi dengan keterbukaan tersebut menjadi penting.

“Salah satu tantangan remaja, mereka terbuka dengan temannya. Saya enggak mau cerita ke orang tua. Boleh dong punya rahasia, itu biasa terjadi. Kalau orang tua sudah menjadi teman yang hangat bagi remajanya, bisa saling terbuka, tidak hanya komunikasi saat ada masalah. Artinya, sehari-hari diajak berbicara. Saya pikir itu menjadi model,” bebernya.

Sehingga, imbuh Novi, bila nanti si anak remaja memiliki masalah, mereka akan bisa menceritakan. Karenanya, komunikatif antara orang tua dan anak remajanya harus dilakukan.

“Komunikasi, itu penting,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

05 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
05 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di kawasan pegunungan tengah dan Pantura tengah hingga barat bagian selatan pada sore hingga awal malam.
05 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved