URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan modal dan pondasi penting untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat. Seminar Nasional Smart City bertajuk Semarang Membahas yang diselenggarakan pada Peringatan Hari Jadi ke-476 Kota Semarang dan bekerja sama dengan Huawei Indonesia menghadirkan para tokoh penting dalam perwujudan smart city.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Jadi ke-476, Kota Semarang Gelar Seminar Nasional Smart City Bahas Kemajuan Melalui Digitalisasi

Peringati Hari Jadi ke-476, Kota Semarang Gelar Seminar Nasional Smart City Bahas Kemajuan Melalui Digitalisasi

Peringati Hari Jadi ke-476, Kota Semarang Gelar Seminar Nasional Smart City Bahas Kemajuan Melalui Digitalisasi

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan modal dan pondasi penting untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat. Seminar Nasional Smart City bertajuk Semarang Membahas yang diselenggarakan pada Peringatan Hari Jadi ke-476 Kota Semarang dan bekerja sama dengan Huawei Indonesia menghadirkan para tokoh penting dalam perwujudan smart city.
(DOK. Humas Pemkot Semarang )
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka Seminar Nasional Smart City bertajuk Semarang Membahas di Shamrock Ballroom MG Setos Lantai 16, Kamis (4/5/2023).
featured-img

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, baru-baru ini membuka seminar nasional Smart City bertajuk Semarang Membahas di Shamrock Ballroom MG Setos Lt. 16.

Dalam seminar tersebut, Mbak Ita menegaskan bahwa digitalisasi menjadi modal dan fondasi penting untuk kemajuan dalam hal kesejahteraan masyarakat.

Seminar nasional yang dihadiri oleh para tokoh smart city ini juga diikuti oleh kepala Diskominfo dan kepala Bappeda se-Indonesia pada Kamis (4/5/2023) lalu, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-476 Kota Semarang dan bekerja sama dengan Huawei Indonesia.

Mbak Ita menyatakan bahwa digitalisasi harus selalu di-update karena sifatnya dinamis dan bukan statis. Keberadaan digitalisasi juga menjadi pondasi penting untuk kemajuan ke depan. Selain itu, Mbak Ita juga menegaskan bahwa dukungan smart city membuat Kota Semarang menjadi salah satu kota terbaik penyelenggara pemerintah daerah se-Indonesia.

Seminar nasional ini diharapkan dapat menjadi sarana sharing antardaerah sehingga dapat saling melengkapi. Kota Semarang juga terus berprogres dan melakukan pembenahan menuju 100 Smart City Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Kominfo, Kemendagri, Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kantor Staf Presiden.

Seminar nasional tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam perwujudan smart city, antara lain Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas, Prof Dr Ir Suhono Harso Supangkat, MEng, Prof Dr Ridwan Sanjaya SE, SKom, MS IEC dari UNIKA Semarang, Bambang Dwi Anggono SSos, MEng, CEH dari Direktur LAIP Kemenkominfo, Ignatius Beny Wiratmaka selaku Senior Account Manager PT Huawei Tech Investment, Andi Yuniantoro SSi, MKom dari Inixindo Yogyakarta dan masih banyak lagi. Peserta juga dapat mengikuti seminar ini melalui live streaming.

Dalam seminar tersebut, diluncurkan pula aplikasi new SPBE dan new SIDAKSOS yang mengkoneksikan berbagai data termasuk data warga miskin. Meski tantangan pengembangan smart city tidaklah mudah, namun kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak dapat membangun kota-kota cerdas yang lebih baik dan lebih maju ke depan. Oleh karena itu, terobosan dan inovasi dalam digitalisasi harus disertai dengan implementasi yang tepat dan efektif.

BACA JUGA :

Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta