URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran meningkatkan kualitas layanan Program JKN dengan mengoptimalkan peran Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di fasilitas kesehatan mitra. Upaya ini dipimpin oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan, yang menegaskan pentingnya pembekalan petugas agar mampu memberikan informasi dan menangani pengaduan peserta secara cepat dan tepat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi dengan PIPP Faskes Guna Tingkatkan Kualitas Layanan

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi dengan PIPP Faskes Guna Tingkatkan Kualitas Layanan

Perkuat Koordinasi dan Komunikasi dengan PIPP Faskes Guna Tingkatkan Kualitas Layanan

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui optimalisasi peran Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang ditempatkan di setiap fasilitas kesehatan mitra, baik di Tingkat pertama (FKTP) maupun rujukan Tingkat lanjut (FKRTL).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan menyebut sebagai bentuk komitmen pelayanan, BPJS Kesehatan siap memberikan pembekalan kepada petugas PIPP agar mampu menyampaikan informasi dan menangani pengaduan peserta secara tepat dan cepat. Ia mengatakan bahwa petugas PIPP masing-masing fasilitas kesehatan terdiri dari dua pihak, yaitu satu petugas dari fasilitas kesehatan dan yang satu lagi dari pihak BPJS Kesehatan.

“Petugas PIPP dihadirkan oleh BPJS Kesehatan untuk menciptakan koordinasi yang cepat antara BPJS Kesehatan, peserta JKN dan fasilitas kesehatan. Dimana nantinya peserta akan mendapatkan informasi tidak hanya dari satu pihak, namun dari dua pihak sekaligus, sehingga informasi yang diberikan menjadi berimbang. Hal ini sangat penting, dengan peserta menerima dan memperoleh persepsi yang sama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan,” ujar Subkhan pada kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Petugas PIPP, Jumat (08/08).

Mengingat peran dan tugas dari petugas PIPP sebgaai pemberi informasi dan penanganan pengaduan sangat penting, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berinisiatif mengembangkan sebuah inovasi sebagai saluran informasi dan edukasi yang dibutuhkan oleh peserta JKN yang berada di fasilitas kesehatan melalui petugas PIPP.

“Ketika ada peserta JKN di fasilitas kesehatan yang membutuhkan informasi Program JKN pasti mereka akan menanyakannya ke petugas PIPP yang bertugas disana, apabila dari petugas PIPP rumah sakit ingin menanyakan kepada pihak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran bisa memanfaatkan inovasi melalui saluran komunikasi yang telah dirancang sedemikian rupa untuk berkoordinasi terkait Program JKN dengan cepat dan tepat,” ungkap Subkhan.

Subkhan juga mengatakan dengan adanya saluran komunikasi yang telah dirancang oleh timnya dapat membantu memberikan jawaban dengan cepat disaat petugas PIPP rumah sakit sedang berhadapan dengan peserta. Tidak dipungkiri banyak hal-hal yang sebenarnya sudah pernah disosialisasikan kepada petugas PIPP rumah sakit terkait Program JKN namun disaat sedang berhadapan langsung dengan peserta yang bertanya masih menemui kendala menjawab pertanyaan.

Petugas PIPP Rumah Sakit Ken Saras, Desy Transintawati menyambut baik inovasi yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dalam melakukan komunikasi dan koordinasi terkait Program JKN. Sebagai petugas PIPP yang setiap hari bertemu langsung dengan peserta JKN yang memiliki beragam karakter menjadikan sebuah tantangan bagi Desy dalam memberikan jawaban agar pesan dan edukasi yang telah ia sampaikan dapat diterima baik oleh peserta tersebut.

“Selama menjadi petugas PIPP, koordinasi saya dengan petugas PIPP dari BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terjalin dengan baik. Ketika kami membutuhkan jawaban untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari peserta JKN, tim dari BPJS Kesehatan sangat cepat dalam merespon dan memberikan jawaban. Dengan adanya saluran informasi yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terkait pelayanan Program JKN kami sangat antusias dan menyambut baik hal ini,” ujar Desy.

Desy juga mengungkapkan, bersama dengan manajemen Rumah Saki Ken Saras dirinya berkomitmen memberikan informasi dan edukasi sejelas mungkin kepada peserta JKN. Harapannya adalah agar peserta JKN yang mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ken Saras tidak merasa ada kendala dan bisa berobat dengan nyaman dan tenang.

“Di saat kita memberikan jawaban dan edukasi yang baik kepada peserta, kami berharap peserta merasa mendapatkan pelayanan yang optimal sebagai peserta JKN. Dengan begitu peserta tidak lagi ada keraguan terhadap kecemasan dan ketakutan lagi ketika berobat di rumah sakit, karena ketika mereka telah terdaftar sebagai peserta JKN bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengn alurnya,” terang Desy. (hrs-wd/am)

BACA JUGA :

Manfaat Program JKN dirasakan Jarini, peserta JKN yang menjalani pengobatan rutin di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo, Kabupaten Semarang. Program ini memberikan akses layanan kesehatan tanpa biaya tambahan, membantu pengobatan jantung dan fisioterapi yang dijalaninya selama setahun, serta menjamin pelayanan setara bagi seluruh pasien.
Jarini Rasakan Manfaat Besar Program JKN untuk Pengobatan Rutin
Rumah Sakit Ken Saras mendaftarkan 150 warga sekitar sebagai peserta aktif JKN melalui program CSR. Program ini dijalankan RS Ken Saras bersama BPJS Kesehatan di Kabupaten Semarang, Jumat (19/12/2025), untuk memperluas akses layanan kesehatan, mendukung keaktifan JKN, serta menjaga capaian Universal Health Coverage.
RS Ken Saras Daftarkan 150 Warga Sekitar sebagai Peserta Aktif JKN melalui Program CSR
Layanan BPJS Keliling membantu Ajeng Kirani Nuri Indarsih memperoleh edukasi hak dan kewajiban peserta JKN. Melalui konsultasi langsung, ia memahami manfaat kepesertaan dan penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Edukasi ini memperkuat komitmennya menjalani hidup sehat sekaligus tertib membayar iuran jaminan kesehatan.
Warga Semakin Melek JKN Berkat Layanan BPJS Keliling
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar program Speling Melesat di Kantor Kelurahan Salatiga, Selasa (15/10/2025), guna mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan Dinas Kesehatan, RS Paru dr. Ario Wirawan, dan BPJS Kesehatan yang menyediakan layanan pemeriksaan, edukasi, serta BPJS Keliling untuk administrasi peserta JKN.
BPJS Keliling Dukung Program Speling Melesat, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Masyarakat Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia

TERKINI

Agus Warsito
Agus Warsito Minta Dana Insentif Pendidik Non ASN Dikembalikan Utuh, Dirapel sejak Januari 2026
Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyatakan kasus demam berdarah masih terkendali. Dinkes mencatat hanya dua kasus ringan terjadi di Salatiga pada Desember 2025 dan nihil kasus hingga 13 Januari 2026. Kondisi...
Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyatakan kasus demam berdarah masih terkendali. Dinkes mencatat hanya dua kasus ringan terjadi di Salatiga pada Desember 2025 dan nihil kasus hingga 13 Januari 2026. Kondisi ini menunjukkan tren penyakit menular stabil berkat upaya pencegahan dan kewaspadaan masyarakat.
Masuki Musim Hujan, Kasus DBD di Salatiga Terkendali
Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyatakan kasus demam berdarah masih terkendali. Dinkes mencatat hanya dua kasus ringan terjadi di Salatiga pada Desember 2025 dan nihil kasus hingga 13 Januari 2026. Kondisi...
Terminal Tipe A Tingkir Salatiga meraih peringkat ke-38 nasional pelayanan publik oleh Kementerian PAN-RB. Capaian ini diraih unit BPTD Kelas I Jawa Tengah di Terminal Tingkir Salatiga pada evaluasi 2025, diumumkan Selasa 13 Januari 2026, sebagai hasil peningkatan kualitas layanan berkelanjutan melalui seleksi dan penilaian berlapis.
Terminal Tingkir Salatiga dan Cerita di Balik Evaluasi Pelayanan Publik, Kini Masuk 40 Besar Nasional
Terminal Tipe A Tingkir Salatiga meraih peringkat ke-38 nasional pelayanan publik oleh Kementerian PAN-RB. Capaian ini diraih unit BPTD Kelas I Jawa Tengah di Terminal Tingkir Salatiga pada evaluasi 2025,...
Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk menghidupkan kembali sejarah benteng melalui seni tari, musik, dan visual, sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.
Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa
Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk...
Penghapusan insentif kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan non-ASN menuai sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga Yuliyanto di Salatiga, Januari 2026. Kebijakan ini dinilai akibat kegagapan birokrasi pascamutasi pejabat 2025, berdampak pada guru PAUD hingga SMP swasta, dan dinilai mengabaikan hak kesejahteraan pendidik.
Mantan Wali Kota Salatiga Sayangkan Penghapusan Insentif bagi Guru non-ASN
Penghapusan insentif kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan non-ASN menuai sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga Yuliyanto di Salatiga, Januari 2026. Kebijakan ini dinilai akibat kegagapan birokrasi...

POPULER

APBD Kabupaten Semarang 2026 mengalami penurunan signifikan. Pemerintah Kabupaten Semarang bersama seluruh OPD menandatangani pakta integritas di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Senin (5/1/2026), guna memastikan anggaran difokuskan pada infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat, meski dana transfer pusat berkurang.
APBD 2026 Kabupaten Semarang Turun Rp384 Miliar, Pemkab Tetap Maksimalkan untuk Infrastruktur dan Ekonomi
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga saat pengendara motor Honda Beat menabrak truk tronton yang berhenti. Korban A.T.V. meninggal di lokasi kejadian dekat Bendosari, Argomulyo, Sabtu malam, akibat truk mogok kehabisan BBM dan jarak pandang terbatas, hingga motor tak sempat menghindar.
Meninggal! Pelajar asal Tuntang Tabrak Truk Mogok di JLS Salatiga
Dinas Pendidikan Kota Salatiga menetapkan kembali sistem sekolah enam hari bagi SD dan SMP negeri mulai semester genap 2026. Kebijakan ini diterapkan oleh Disdik Salatiga pada 5 Januari 2026 untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, dengan penyesuaian jam belajar dan sebagian mata pelajaran dialihkan ke hari Sabtu.
SD dan SMP Negeri di Salatiga Kembali akan Menerapkan 6 Hari Sekolah. Swasta Belum !

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved