URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Program Eazy Paspor Kemenag Kota Salatiga mempermudah calon jamaah haji. Pembuatan paspor dilakukan secara kolektif bersama Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang di Hotel Laras Asri Salatiga. Syarat pembuatan paspor: KTP asli, KK asli, dan surat nikah/akte kelahiran asli. Biaya total Rp 500 ribu. Pelayanan imigrasi jemput bola dengan minimal 30 orang pemohon paspor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Permudah Calon Jamaah Haji, Kemenag Salatiga Gelar Pembuatan Paspor Secara Kolektif.

Permudah Calon Jamaah Haji, Kemenag Salatiga Gelar Pembuatan Paspor Secara Kolektif.

Permudah Calon Jamaah Haji, Kemenag Salatiga Gelar Pembuatan Paspor Secara Kolektif.

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Bertempat di Hotel Laras Asri Salatiga, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga menggelar pembuatan paspor jamaah haji secara kolektif.
tujuan pembuatan paspor tersebut untuk mempermudah calon jamaah haji.

Kepala Kemenag Salatiga Taufiqur Rahman menyebut kegiatan yang bekerjasama dengan Kantor Imigrasi kelas 1 Semarang itu merupakan program Eazy Paspor. Pembuatan paspor secara jemput bola.

“Ini pembuatan dan sekaligus penyelesaian pembuatan paspor jamaah haji yang berangkat tahun 2023, dengan cara jemput bola,” terang Taufiq kepada wartawan Senin (13/2/2023).

Dijelaskan dengan program Eazy Paspor ini jamaah haji tidak perlu jauh-jauh datang ke Semarang untuk mengurus paspor.

“Cukup berkumpul di tempat ini, karena teman-teman dari kantor imigrasi kelas 1 Semarang menyelesaikan paspornya di Kota Salatiga ini,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan kedua kalinya yang dilakukan Kemenag Salatiga. Menurutnya program ini juga bisa ditiru daerah lain, untuk mempermudah calon jamaah haji.

Sementara Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang Raden Satrio Wibowo menjelaskan pelayanan Eazy Paspor ini merupakan inovasi dimana pemohon paspor tidak perlu datang ke kantor imigrasi.

“Cukup dari kita kantor imigrasi Semarang datang ke perusahaan atau instansi, baik itu sekolah ataupun yayasan. Jadi tidak perlu lagi ke kantor imigrasi Semarang,” ungkapnya.

Dikatakan syarat untuk mendapatkan pelayanan imigrasi dengan jemput bola ini minimal ada 30 orang pemohon paspor. Salah satunya yang dilakukan Kemenag Salatiga dengan pembuatan paspor haji.

“Prosesnya setelah tiga hari setelah foto pembayaran sudah bisa digunakan. Untuk saat ini foto wawancara dilakukan selama dua hari disini,” terangnya.

Sementara seorang calon jamaah haji asal Cebongan, Kota Salatiga Sholihin mengaku senang dengan adanya Eazy Paspor ini.

“Iya sangat memberikan kemudahan. Saya berterima kasih kepada Kementerian Agama,” katanya.

Sholihin membeberkan syarat yang ia bawa untuk mengurus paspor ini adalah KTP asli, Kartu Keluarga (KK) asli, dan Surat nikah atau akte kelahiran asli.

Kepala Kemenag Salatiga Taufiqur Rahman (Video Arief Rasika)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara