URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengadilan Agama Kota Salatiga meluncurkan aplikasi inovatif bernama L7Smart, yang merupakan kepanjangan dari "Tujuh Langkah yang Sistematis untuk Mediasi yang Adaptif, Responsif, dan berbasis Teknologi," pada Selasa (20/8/2024). Aplikasi ini adalah yang pertama di Indonesia dan dirancang untuk mempermudah pemohon dalam memilih mediator berdasarkan kapabilitas dan kompetensi mereka, yang sebelumnya sulit diketahui oleh para pihak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertama di Indonesia, PA Kota Salatiga Luncurkan Aplikasi L7Smart

Pertama di Indonesia, PA Kota Salatiga Luncurkan Aplikasi L7Smart

Pertama di Indonesia, PA Kota Salatiga Luncurkan Aplikasi L7Smart

Ketua PA Salatiga, Adil Fakhru Roza Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai upaya untuk mempermudah pemohon dalam menyelesaikan permasalahan melalui mediasi, Pengadilan Agama (PA) Kota Salatiga meluncurkan aplikasi L7Smart yang merupakan kepanjangan Tujuh Langkah yang Sistematis untuk Mediasi yang Adaptif, Responsif, dan berbasis Teknologi. Aplikasi itu merupakan inovasi pertama di Indonesia yang mempermudah pemohon untuk memilih mediator sesuai dengan kapabilitasnya.

Ketua PA Salatiga, Adil Fakhru Roza mengklaim inovasi tersebut merupakan yang pertama di Indonesia. Dimana dalam aplikasi itu mediasi di pengadilan agama dikelola dengan bantuan teknologi informasi. Sehingga bisa melihat profil dari para mediator beserta kompetensinya.

“Mediator yang selama ini mungkin tidak diketahui oleh para pihak. Mereka tidak mengetahui performanya, kompetensinya. (Dengan aplikasi itu) kita sajikan dalam layanan dengan berbasis teknologi ini,” kata Adil.

Diakuinya, aplikasi itu menjawab permasalah para pihak yang selama ini tidak mengetahui para mediator di pengadilan agama Salatiga. Sebab biasanya hanya ada di daftar kecil di ruang pengadilan agama.

“Tapi melalui aplikasi ini kita tampilkan performa mediator, profilnya, fotonya, kompetensinya keahliannya. Bahkan rating dari para pihak tentang bagaimana mereka melayani para pihak dengan mediasi,” jelas Adil.

Dengan adanya keterbukaan dan pilihan untuk memilih mediator, kata Adil, diharapkan para pihak yang berperkara bisa lebih memilih mediasi untuk menyelesaikan permasalah. Sehingga akan berakhir pada perdamaian.

“Karena mediasi adalah upaya perdamaian, karena perdamaian merupakan keputusan yang terbaik. Harapan ke depan perkara yang ada di pengadilan agama Salatiga bisa berakhir damai,” katanya.

Dalam setahun, pengadilan agama Salatiga menangani perceraian di Kota Salatiga ada 300 perkara. Sehingga adanya aplikasi itu bisa mempermudah pihak yang berperkara untuk menyelesaikan permasalah pada tingkat mediasi.

BACA JUGA :

Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga