URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

SMP RUQ Al Falah Salatiga menggelar SCORE 2025 sebagai ajang pamer dan kompetisi sains perdana. Kegiatan yang digagas siswa dan guru ini berlangsung di kampus SMP RUQ, Sidomukti, Salatiga, untuk menumbuhkan budaya riset, inovasi, dan berpikir kritis melalui puluhan produk ilmiah karya peserta didik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertama Kalinya, SMP RUQ Al Falah Gelar SCORE, Pamerkan Kreativitas Ratusan Siswa

Pertama Kalinya, SMP RUQ Al Falah Gelar SCORE, Pamerkan Kreativitas Ratusan Siswa

Pertama Kalinya, SMP RUQ Al Falah Gelar SCORE, Pamerkan Kreativitas Ratusan Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Salatiga saat melihat salah satu stand dalam Score

Foto Arief Rasika

Kepala Dinas Pendidikan Salatiga saat melihat salah satu stand dalam Score
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk pertama kalinya SMP RUQ Al Falah Salatiga di jalan Antasena No.22, Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Mengelar SCORE (Science Competition of RUQ Exhibition). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari ikhtiar pengembangan budaya ilmiah dan inovasi di lingkungan pendidikan.

SCORE diselenggarakan sebagai wadah strategis untuk menumbuhkan tradisi berpikir kritis, kreatif, dan berbasis penelitian. Kegiatan ini berangkat dari kesadaran bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan integritas, sehingga lahir generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan moral.

Kepada wartawan, Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Bintang Putra Syarifudin mengatakan jika kegiatan ini diselenggarakan dengan persiapan yang singkat, “Seperti semboyan kami, “mengakar dalam tradisi, terdepan dalam inovasi”, nilai tersebut telah tertanam dalam pikiran dan hati kami.” Ujar Bintang.

Menurut Bintang potensi dari teman temanya saat ini tergolong menonjol, baik dikancah lokal, nasional maupun internasional. “ SMP RUQ telah mencatatkan langkah pada kancah internasional melalui partisipasi dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) oleh INNOPA yang diselenggarakan pada bulan Mei lalu.”. tambahnya.

Melihat berbagai potensi inilah santri merasa perlu mengangkat prestasi yang layak untuk dipamerkan.

Menurutnya Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus tonggak penting dalam penguatan budaya riset dan inovasi di lingkungan sekolah. Capaian ini tidak hanya memperluas wawasan peserta didik terhadap dinamika kompetisi ilmiah global, tetapi juga mempertegas komitmen institusi dalam membina generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Atas dasar pengalaman dan pembelajaran tersebut, SCORE (Science Competition of RUQ Exhibition) dihadirkan sebagai ruang aktualisasi ilmiah yang terstruktur dan berkelanjutan bagi peserta didik.

“Kegiatan ini merupakan sebuah ekstensi dari penelitian melalui diskusi kelompok kecil, pendalaman inovasi pada intrakurikuler Student Research, hingga akhirnya tercipta berbagai produk inovasi yang kami tampilkan pada hari ini.” Kata Bintang Syarifudin.

Pantauan wartawan ajang SCORE 2025 diikuti oleh 116 peserta didik yang terbagi ke dalam 24 kelompok produk inovasi, dengan rincian 2 kelompok IoT (Internet of Things), 12 kelompok environment, dan 10 kelompok functional food.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Drs. Muh Nasiruddin, menyambut baik apa yang dilakukan santri Al falah Salatiga. Menurutnya SCORE dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan pondok pesantren, sekaligus menjadi sarana aktualisasi peserta didik untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat.

“Ini luar biasa, siswa SMP sudah mampu menciptakan acara yang sebagus ini, kami selaku dinas Pendidikan merasa bangga dan saya berharap kedepan adik adik bisa meemukan karya nyata bagi kemajuan bangsa”. Ujar Nasiruddin.

Pihaknya berharap tahun depan kegiatan seperti ini tetap diadakan karena mampu menumbuhkan generasi muda yang memiliki daya saing, kepekaan sosial, serta orientasi keilmuan yang berlandaskan nilai-nilai moral.

Salah satu yang menarik perhatian adalah “ stand garmooth” Dimana stand ini menampilkan olahan kulit manggis, pisang, madu cair dan susu rendah lemak. Campuran ramuan ini diolah menjadi minuman yang dipercaya bisa menurunkan lemak bagi yang rutin mengkonsumsi.

– Muh Nasiruddin saat diwawancarai Rasika
– Bintang Syarifudin diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Robby Hernawan meluncurkan aksi perubahan Sendi Laras di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Kamis (21/5/2026), untuk memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini melibatkan 50 kader PKK RW melalui pelatihan urban farming, pengolahan sampah organik dan anorganik, serta pemberian bantuan bibit tanaman dan pupuk agar warga mampu menciptakan lingkungan mandiri dan berkelanjutan.
Sendi Laras di Kelurahan Mangunsari, Langkah Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan
DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
Badan Pengelola Keuangan Haji menyiapkan skema cicilan setoran haji dan penguatan ekosistem perhajian di Arab Saudi untuk menekan antrean jemaah yang mencapai sekitar 5,5 juta orang. Dalam keterangannya di Semarang, Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira menjelaskan langkah itu dilakukan agar biaya haji lebih terjangkau sekaligus meningkatkan nilai manfaat pengelolaan dana haji yang kini mencapai lebih dari Rp180 triliun.
BPKH Siapkan Strategi Tekan Antrean Haji 5,5 Juta Jemaah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kenaikan muka air laut yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir Semarang, Demak, pelabuhan, tambak, dan sejumlah wilayah pantai utara Jawa Tengah.
25 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad...
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan kelembapan 60–90 persen. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam di beberapa wilayah Jawa Tengah.
23 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berpotensi Hujan Disertai Petir Sore hingga Malam
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan...
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari...
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Jembatan Kalikuto di ruas jalan Tol Semarang Batang
Destinasi Wisata Jateng Diburu Saat Long Weekend, Trafik Tol Kalikangkung Meningkat

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved