URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Peternak di Gunungpati dibuat pusing dengan menyebarnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Semarang. Akibatnya, puluhan sapi yang terkena virus terpaksa dipotong dan peternak sapi harus merugi ratusan juta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peternak Di Gunungpati Semarang Merugi Ratusan Juta Akibat Puluhan Sapinya Terkena PMK

Peternak Di Gunungpati Semarang Merugi Ratusan Juta Akibat Puluhan Sapinya Terkena PMK

Peternak Di Gunungpati Semarang Merugi Ratusan Juta Akibat Puluhan Sapinya Terkena PMK

Sapi dari Peternak Kelompok Tani Rejo Makmur yang berada di Gunungpati Kota Semarang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga harus merugi ratusan juta.
Sapi dari Peternak Kelompok Tani Rejo Makmur yang berada di Gunungpati Kota Semarang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga harus merugi ratusan juta.
Featured Image

SEMARANG – Peternak di Gunungpati dibuat pusing dengan menyebarnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Semarang. Akibatnya, puluhan sapi yang terkena virus terpaksa dipotong dan peternak sapi harus merugi ratusan juta.

Hampir ada 30 persen dari 97 ekor sapi yang ada di Kelompok Tani Rejo Makmur yang berada di Gunungpati Kota Semarang terserang PMK. Sutikno, Kelompok Tani Rejo Makmur menyampaikan, dari puluhan sapi yang dimiliki hampir semuanya terserang PMK.

Warga Dukuh Tegalsari, kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati Semarang itu mengaku dari puluhan sapi yang ia punya, hanya 3 sapi saja yang belum terserang Virus PMK. Karena sudah banyak yang terjangkit virus, ia terpaksa melakukan pemotongan sapi miliknya untuk menghindari kematian pada ternaknya.

“Saya punya 21 Sapi terjangkit semua, sisanya hanya 3 yang belum terjangkit masih menunggu giliran. Sudah terpotong 4 ekor sapi,” ujarnya Senin (27/6/2022).

Sutikno menjelaska, saat pertama kali sapinya terjangkit PMK dirinya aempat memberikan obat tradisional yang berharap bisa menangani virus PMK. Ditambah ia juga sempat memanggil dokter hewan untuk menangani penyakit itu. Namun usaha yang dilakukan sia-sia hingga akhirnya sapi tidak tertolong dan secara paksa harus dilakukan pemotongan.

“Kalau yang terjangkit biasanya saya kasih jamu-jamuan terlebih dahulu atau juga di panggilkan mantri dan laporan dinas. kalau tidak tertolong ya potong paksa,” terangnya.

Ia menerangakan, akibat pemotongan sapi yang dilakukan secara paksa karena terjangkit virus PMK, dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta. Sebab, hanya daging saja yang bisa dijual sementara bagian lain dari tubuh hewan terpaksa dibuang.

“Itu jual dagingnya saja, tapi ya harganya turun derastis. kerugian sampai ratusan juta bisa sampai segitu,” katanya.

Disisi lain, Sutikno mengakhi penularan PMK cepat sekali menular. Hampir tiap hari sapi yang terjangkit PMK diwilayahnya menambah.

“Penularannya cepat dan setiap hari bertambah. Kalau yang saya ketahui hampir setiap hari 1 sampai 3 bertambah terus,” ucapnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh peternak lainnya yaitu Nur Salim. Semua sapi miliknya terserang virus PMK sejak satu minggu lalu. Karena mendapatkan informasi bahwa PMK tidak bisa di sembuhkan, dia terpaksa memotong semua sapi miliknya.

“Dari 8 sapi terserang PMK Semua, itu sejak satu minggu kurang. Katanya yang sudah terjangkit pengobatannya belum ada. Terus kebanyakan kasusnya sapi tidak tertolong. Karena belum terlanjur untuk saya, dipotong semua dan dijual dagingnya,” bebernya.

“Terserang harganya turun, dulu sempat laku Rp. 23 jutaan itu jadi Rp. 16 juta. Sama Rp. 27,5 juta jadi Rp. 17,5 juta hingga pasaran Rp. 30 jt pun juga turun,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pembangunan Exit Tol Patimura memasuki tahap lelang kontraktor. Proyek ini dibahas oleh Robby Hernawan bersama PT Trans Marga Jateng di Salatiga melalui audiensi di ruang kerja wali kota. Pertemuan berlangsung awal Maret 2026 untuk mempercepat akses dan mobilitas, dengan penandatanganan kontrak direncanakan setelah Lebaran.
Kabar Gembira! Exit Tol Patimura Salatiga Habis Lebaran akan Dikerjakan
Perayaan Cap Go Meh 2026 berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara digelar di Klenteng Hok Tek Bio, Salatiga pada 3 Maret 2026, dihadiri unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Perayaan ini menjadi wujud syukur sekaligus mempererat harmoni warga
Perayaan Cap Go Meh 2026 di Hok Tek Bio Salatiga, Toleransi di Tengah Ramadan
Relokasi sementara warga terdampak longsor disiapkan oleh Ngesti Nugraha bersama Pemerintah Kabupaten Semarang di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur pada Rabu (4/3/2026). Langkah ini dilakukan karena pergerakan tanah mendekati permukiman, dengan menyiapkan lahan huntara, pemasangan EWS, serta pemantauan bersama instansi terkait.
Pemkab Semarang Siapkan Lahan 2,6 Hektare untuk Skenario Relokasi Warga Terdampak Longsor di Kalongan
Kewajiban pembayaran THR bagi pekerja ditegaskan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Semarang pada Rabu (4/3/2026). Aturan ini menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia agar hak pekerja terpenuhi menjelang Lebaran melalui monitoring perusahaan dan pembukaan kanal pengaduan.
Disnaker Kabupaten Semarang: Masa Kerja Minimal 1 Bulan, Perusahaan Wajib Bayar THR

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Penggeledahan Kantor Administrasi Koperasi Bahana Lintas Nusantara dilakukan penyidik Polda Jawa Tengah yang dipimpin Andry Agustiano di Jalan Fatmawati, Salatiga, Kamis (5/3/2026). Langkah ini terkait pendalaman dugaan tindak pidana. Penyidik memeriksa sejumlah ruangan serta mengamankan dokumen dan barang bukti tambahan untuk proses penyelidikan.
Polda Jateng Geledah Kantor BLN Salatiga, Amankan Sejumlah Barang Bukti
Penggeledahan Kantor Administrasi Koperasi Bahana Lintas Nusantara dilakukan penyidik Polda Jawa Tengah yang dipimpin Andry Agustiano di Jalan Fatmawati, Salatiga, Kamis (5/3/2026). Langkah ini terkait...
Sekitar 30 titik tanah longsor tercatat sejak 2025 hingga awal 2026 di Kabupaten Semarang. Data tersebut disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran, Kamis (5/3/2026). Longsor dipicu kondisi tanah labil dan tebing tinggi, sehingga pemerintah menyiapkan kajian teknis serta rencana relokasi jalan ke lokasi lebih aman.
30 Titik Longsor Terjadi di Kabupaten Semarang, Pemkab Siapkan Relokasi Sejumlah Ruas Jalan
Sekitar 30 titik tanah longsor tercatat sejak 2025 hingga awal 2026 di Kabupaten Semarang. Data tersebut disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran, Kamis (5/3/2026). Longsor dipicu kondisi tanah labil...
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Pengamanan arus mudik Lebaran 2026 disiapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Operasi Ketupat dengan dukungan 161.243 personel. Hal ini disampaikan Wakapolri Dedi Prasetyo, seiring potensi...
Kecelakaan beruntun di kawasan Exit Tol Bawen diungkap penyebabnya oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang melalui Plt Kepala Dishub Djoko Noerjanto di Kabupaten Semarang, Selasa 3 Maret 2026. Insiden dipicu kendaraan tidak laik jalan dan dugaan rem blong, sehingga pemerintah mengusulkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa.
Rem Blong di Exit Tol Bawen, Dishub Ungkap Truk Tak Laik Jalan dan Usulkan Rekayasa Lalu Lintas
Kecelakaan beruntun di kawasan Exit Tol Bawen diungkap penyebabnya oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang melalui Plt Kepala Dishub Djoko Noerjanto di Kabupaten Semarang, Selasa 3 Maret 2026. Insiden...
Rencana pembangunan Exit Tol Patimura memasuki tahap lelang kontraktor. Proyek ini dibahas oleh Robby Hernawan bersama PT Trans Marga Jateng di Salatiga melalui audiensi di ruang kerja wali kota. Pertemuan berlangsung awal Maret 2026 untuk mempercepat akses dan mobilitas, dengan penandatanganan kontrak direncanakan setelah Lebaran.
Kabar Gembira! Exit Tol Patimura Salatiga Habis Lebaran akan Dikerjakan
Rencana pembangunan Exit Tol Patimura memasuki tahap lelang kontraktor. Proyek ini dibahas oleh Robby Hernawan bersama PT Trans Marga Jateng di Salatiga melalui audiensi di ruang kerja wali kota. Pertemuan...
Muat Lebih

POPULER

Kecelakaan sepeda motor dan truk trailer menewaskan pengendara motor bernama Fajar di Jalan Raya Sruwen–Salatiga, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026) malam. Menurut Lingga Ramadhani dari Polres Semarang, insiden terjadi saat korban menghindari lubang dan oleng ke jalur truk.
Hindari Lubang, Pengendara Motor Tewas Terlindas Trailer di Tengaran
Operasi Tangkap Tangan KPK menjerat dua kepala daerah yakni Sudewo dan Fadia Arafiq di Jawa Tengah pada awal Maret 2026. Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan pejabat publik menjalankan pemerintahan bersih setelah kasus dugaan korupsi pengadaan di Pekalongan ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi melalui operasi tangkap tangan.
Dua Kepala Daerah Terjaring OTT, Ahmad Luthfi Minta Pejabat Publik Clean dan Good Government
Relokasi sementara warga terdampak longsor disiapkan oleh Ngesti Nugraha bersama Pemerintah Kabupaten Semarang di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur pada Rabu (4/3/2026). Langkah ini dilakukan karena pergerakan tanah mendekati permukiman, dengan menyiapkan lahan huntara, pemasangan EWS, serta pemantauan bersama instansi terkait.
Pemkab Semarang Siapkan Lahan 2,6 Hektare untuk Skenario Relokasi Warga Terdampak Longsor di Kalongan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved