URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang secara resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 1, Ngesti Nugraha-Nur Arifah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Semarang terpilih dalam Pilkada 2024. Penetapan ini dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, dalam rapat pleno terbuka di kantor KPU Kabupaten Semarang pada Senin (6/1/2025), setelah dipastikan tidak ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pilkada Kabupaten Semarang: Ngesti Nugraha-Nur Arifah Ditetapkan Sebagai Pemenang, Nurul Huda-Yarmuji Pilih Tak Hadiri Penetapan

Pilkada Kabupaten Semarang: Ngesti Nugraha-Nur Arifah Ditetapkan Sebagai Pemenang, Nurul Huda-Yarmuji Pilih Tak Hadiri Penetapan

Pilkada Kabupaten Semarang: Ngesti Nugraha-Nur Arifah Ditetapkan Sebagai Pemenang, Nurul Huda-Yarmuji Pilih Tak Hadiri Penetapan

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono menyerahkan salinan Surat Keputusan penetapan paslon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024 kepada pasangan Ngesti Nugraha-Nur Arifah di aula lantai 3 sekretariat KPU setempat, Kamis (9/1/2025). Foto: win
Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono menyerahkan salinan Surat Keputusan penetapan paslon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024 kepada pasangan Ngesti Nugraha-Nur Arifah di aula lantai 3 sekretariat KPU setempat, Kamis (9/1/2025). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang secara resmi menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ngesti Nugraha-Nur Arifah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Semarang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di KPU setempat pada Senin (6/1/2025), setelah dipastikan tidak ada gugatan yang terdaftar di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menyampaikan bahwa penetapan ini dilakukan berdasarkan surat dari KPU RI terkait hasil pemilihan.

“Kami melihat tidak ada register gugatan di KPU Kabupaten Semarang. Oleh karena itu, kami menetapkan paslon nomor urut 1 dengan perolehan suara 445.567 atau 80,26 persen, unggul atas paslon nomor urut 2,” ujarnya.

Bambang juga mengapresiasi tingkat partisipasi masyarakat yang mencapai 74,8 persen. Menurutnya, capaian tersebut sangat baik berkat kerja keras tim di tingkat PPS dan PPK yang terus menggalakkan sosialisasi.

“Namun, kami menyadari pentingnya pendidikan politik lebih lanjut, terutama di wilayah terluar, terjauh, dan terpencil, untuk meningkatkan partisipasi pemilih di pemilu mendatang,” tambahnya.

Rapat pleno kali ini tidak dihadiri oleh paslon nomor urut 2, Nurul Huda-Yarmuji. Meski demikian, tim kampanye paslon tersebut hadir sebagai perwakilan.

“Ketidakhadiran ini adalah hak masing-masing. Kami sudah mengirimkan undangan, mungkin mereka berhalangan hadir,” paparnya.

Bambang menambahkan, sesuai arahan KPU Provinsi Jawa Tengah, proses pelantikan menunggu informasi lebih lanjut dari KPU RI.

“Tugas kami selanjutnya adalah mengusulkan pelantikan calon terpilih. Selain itu, kami akan terus melakukan sosialisasi pendidikan pemilih, khususnya di wilayah 3T, agar kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi pada pemilu mendatang meningkat,” imbuhnya.

Sementara calon bupati terpilih, Ngesti Nugraha, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak atas terciptanya suasana kondusif selama tahapan Pilkada.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan yang luar biasa sehingga pasangan MUTIARA bisa memperoleh kemenangan 80,26 persen. Kami berkomitmen membangun Kabupaten Semarang menjadi wilayah yang ayem tentrem, gemah ripah loh jinawi, serta semakin sejahtera,” urainya. (win)

BACA JUGA :

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
Lonjakan arus kendaraan terjadi selama libur Iduladha 1447 H pada 26–28 Mei 2026, saat masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian. PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 112.060 kendaraan melintas menuju Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, meningkat 38,35 persen dari kondisi normal, sementara kepadatan juga terjadi di GT Kalikangkung dan Banyumanik seiring tingginya mobilitas wisata dan mudik masyarakat.
Libur Iduladha 2026 Picu Lonjakan Arus Kendaraan di Tol Trans Jawa, 112 Ribu Mobil Mengarah ke Timur
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved