URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polda Jateng mengerahkan ratusan personel dalam misi kemanusiaan terkait erupsi Gunung Merapi. Tim SAR, dapur lapangan, mobil SAR, dan peralatan lainnya disiapkan untuk membantu penduduk terdampak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polda Jateng Turunkan Ratusan Personel untuk Misi Kemanusiaan Terkait Erupsi Gunung Merapi

Polda Jateng Turunkan Ratusan Personel untuk Misi Kemanusiaan Terkait Erupsi Gunung Merapi

Polda Jateng Turunkan Ratusan Personel untuk Misi Kemanusiaan Terkait Erupsi Gunung Merapi

Gunung Merapi erupsi pada Sabtu, 11 Maret 2023 siang. Akibat erupsi Merapi, sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) diguyur hujan abu vulkanik. Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko
featured-img

Semarang – Polda Jawa Tengah telah menurunkan ratusan personel dalam misi kemanusiaan terkait erupsi Gunung Merapi. Tim SAR, dapur lapangan, dan mobil SAR telah disiapkan untuk misi ini. Peralatan lain seperti kendaraan dapur lapangan, cangkul, sekop, mobil dobel kabin, dan kantong mayat juga telah disiapkan.

Menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Muhammad Iqbal Alqudusy, para personel dari Brimob Batalyon A dan C Pelopor Satbrimob Polda Jateng akan dikerahkan ke beberapa lokasi, yaitu Kompi 1/C Pelopor ke Polsek Kemalang Klaten, Kompi 3/C Pelopor ke Polsek Selo Boyolali, dan Kompi 4/C ke Polres Magelang Kota.[irp posts=”55797″ ]

“Para personel juga akan mendirikan tenda di Desa Balerante, Klaten, di Selo Boyolali, dan di Kecamatan Dukuh Magelang,” kata Alqudusy.

Selain Brimob, personel dari Direktorat Samapta juga turut diturunkan. Mereka telah melakukan apel gelar pasukan dan sarana prasarana, dan tim ini akan digerakkan sewaktu-waktu ke lokasi terdampak erupsi.

Polres di wilayah terdampak juga telah melakukan berbagai aksi, seperti di Polsek Srumbung, Polsek Dukun, Polsek Ngablak, Polsek Sawangan, dan Polresta Magelang.

“Kami mengimbau penduduk di sekitar lokasi penambangan untuk segera turun dan menjauh dari Merapi,” tambah Kabid Humas.

Polri juga telah membagikan masker kepada penduduk dan membantu membersihkan timbunan abu vulkanis. Masyarakat yang berada di radius 3 kilometer dari puncak Merapi diimbau untuk segera mengungsi dan tidak beraktivitas di area tersebut. Sementara itu, masyarakat di radius 5 kilometer daerah alur sungai yang berhulu di Merapi, yakni di Sungai Bebeng dan Sungai Krasak, juga diminta untuk mengungsi demi mencegah jatuhnya korban apabila terjadi awan panas dan guguran lahar dingin.

Meskipun Gunung Merapi sudah mengeluarkan awan panas guguran, Candi Borobudur di Kabupaten Magelang tetap aman dikunjungi wisatawan karena tidak terdampak hujan abu. General Manager Unit Borobudur, Jamaludin Mawardi, mengatakan para pengunjung masih bisa menikmati keindahan Candi Borobudur dan sebagian pengunjung tetap bisa naik ke monumen tersebut.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved