URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus ditemukan meninggal secara mengenaskan di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Menduga Iwan Boedi Dibunuh di Marina Sebelum Dibakar

Polisi Menduga Iwan Boedi Dibunuh di Marina Sebelum Dibakar

Polisi Menduga Iwan Boedi Dibunuh di Marina Sebelum Dibakar

featured-img

SEMARANG – Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus ditemukan meninggal secara mengenaskan di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam.

Jasad yang akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi korupsi ini, ditemukan tak utuh dalam kondisi terbakar hangus bersama motor dinasnya. Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menduga korban dibunuh terlebih dahulu kemudian dibakar.[irp posts=”42642″ name=”Tim Temukan Tulang Rusuk dan Pisau yang Diduga Digunakan Untuk Membunuh Iwan Boedi”][irp posts=”42658″ name=”Polisi Dalami Motif Kasus Pembunuhan Iwan Selain Saksi Korupsi”]

Irwan juga menduga bahwa korban dibunuh di lokasi awal penemuan jasad Iwan. “Kuat dugaanmya itu dibunuh di TKP (tempat kejadian perkara). Kuat dugaannya ya,” ujar Irwan disela-sela melakukan penyisiran pencarian potongan tubuh Iwan di Marina, Kamis (15/9/2022) sore.

Meski demikian, Irwan mengaku tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang dan Polda Jateng masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan lokasi dibunuhnya Iwan Boedi.

“Tapi tidak menutup kemungkinan itu (pembunuhan) bisa terjadi di tempat lain,” paparnya.

Kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan apakah tindak kejahatan ini dilakukan oleh lebih dari satu orang. Meski demikian, Irwan menegaskan pihaknya optimis bisa mengungkap kasus pembunuhan ini.

“Kami belum bisa memastikan apakah pelaku lebih dari satu atau hanya satu orang. Tetapi yang pasti kami optimis kasus ini akan segera terungkap tidak dalam waktu yang lama,” bebernya.

Disisi lain, dari hasil pemeriksaan tim Laboratorium Forensik, Iwan ternyata sudah meninggal sebelum temuan awal jasad pada Kamis (8/9) malam lalu. “Kalau secara lisan yang disampaikan (tim laboratorium forensik) kemarin sudah meninggal 7 sampai 14 hari kala itu,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi