KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polrestabes Semarang Segel Cafe Marabunta dan HOLYWINGS, Ini Alasannya

Polrestabes Semarang Segel Cafe Marabunta dan HOLYWINGS, Ini Alasannya

Polrestabes Semarang Segel Cafe Marabunta dan HOLYWINGS, Ini Alasannya

SEMARANG – Polrestabes Semarang menyegel Gedung Marabunta Resto & Bar, dan Café & Bar HOLYWINGS, yang berlokasi di Cendrawasih, Kelurahan TanjungMas, Kecamatan Semarang Utara pada Selasa (26/10/2021) dini hari.

Penindakan tegas tersebut harus dilakukan lantaran keduanya diduga telah melanggar jam operasiona mengingat kota Semarang sedang menjalani PPKM.

“Mereka melanggar jam operasional, dan tidak mematuhi protokol kesehatan. Penyegelan sudah kita lakukan,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbatoruan.

Ia mengakui, sekarang Kota Semarang juga masih memberlakukan PPKM Level 1 dimana terkait jam operasional, keduanya masih membuka tempat usaha hingga diatas pukul 00.00 WIB.

“Aturannya kan batas jam operasional sampai pukul 12.00 (00.00). Tapi masih buka sampai jam 00.00 lebih,” tegasnya.

Penindakan tegas ini setelah anggotanya melakukan patrol rutin diwilayah Kota Semarang terkait PPKM. Ketika melintas dan melakukan pengecekan, di dalam dua bangunan tersebut masih terdapat aktifitas yang melebihi jam operasional.

Donny juga mengatakan, berbagai barang bukti telah diamankan. Termasuk pengunjung dan manajemen perusahaan tersebut telah diamankan untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan data kepolisian, ada lima orang dari pihak manajemen Marabunta yang dimintai keterangan. Kemudian, dari Hollywings juga Lima orang, yakni dari Manager, supervisor, Kasir, Waiters dan Security atau Body guard.

“Puluhan pengunjung telah kami periksa, sebagai saksi. Termasuk dari pihak management juga kita periksa,” tegasnya.

Terkait adanya penetapan tersangka, Donny mengatakan masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan. Sejauh ini belum ada penetapan tersangka. Namun demikian, manakala terdapat bukti kuat adanya pelanggaran, pihak management bisa jadi tersangka.

“Kalau memang ada pelanggaran ya bisa jadi tersangka, manajemennya. Kalau diketahui pemilik perusahaan, ya bisa juga pemilik perusahaan jadi tersangka. Ini masih kita dalami,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
[pekok2]