KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Pohon Mati, PSI Salatiga Tertibkan APK Terpaku

Cegah Pohon Mati, PSI Salatiga Tertibkan APK Terpaku

Cegah Pohon Mati, PSI Salatiga Tertibkan APK Terpaku

Kades PSI saat mencabut paku

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Salatiga, mencabut kemudian memindahkan alat peraga kampanye (APK) yang terpaku di pohon-pohon yang tersebar pada wilayah empat kecamatan di Kota Salatiga.

Ketua PSI Kota Salatiga Roy Sudiarto mengatakan, kegiatan pemindahan atau pencabutan APK yang terpasang di pohon sebagai bentuk kepedulian PSI terhadap kelestarian lingkungan.

“Kami mendapat laporan masuk dari warga banyak APK milik pasangan calon dr. Robby Hernawan-Nina Agustin terpasang di pohon. Kami, prihatin atas hal itu karena bisa membuat pohon mati atau rusak, kemudian bersama kader berinisiatif memindahkan,” terangnya Sabtu (21/9/2024)

Roy menerangkan, selain berpotensi merusak lingkungan dan membuat pohon mati pemasangan APK dengan cara dipaku di pohon juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Salatiga.

Dia melanjutkan, dengan aksi simpatik ini diharapkan menjadi contoh untuk partai politik pengusung pasangan calon beserta relawan agar memperhatikan aspek lingkungan dalam memasang APK.

“Total ada sekira 200 APK yang kami pindahkan tersebar di empat kecamatan mulai Sidorejo, Tingkir, Argomulyo, dan Sidomukti. Mudah-mudahan setelah ini tidak ada lagi cerita APK dipaku di pohon,” katanya

Roy menegaskan, Tim Pemenangan Robby-Nina sejak awal berkomitmen melakukan kampanye positif adu program dan gagasan. Bukan hanya itu, secara teknis dalam pemasangan APK juga mempertimbangkan faktor lingkungan.

Terpisah, Calon Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan meminta maaf atas adanya miskomunikasi terkait pemasangan APK terpaku di pohon.

“Saya, minta maaf adanya relawan kami memasang APK tidak pada tempatnya. Kami menerima segala masukan, untuk Salatiga lebih baik, jika ada salah mohon ditegur. Saya juga mengapresiasi PSI langsung bergerak membenahi,” ujarnya

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]