KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Puting Beliung Landa Salatiga, Puluhan Rumah di Kawasan Bendosari Rusak

Puting Beliung Landa Salatiga, Puluhan Rumah di Kawasan Bendosari Rusak

Puting Beliung Landa Salatiga, Puluhan Rumah di Kawasan Bendosari Rusak

Kapolres Salatiga Veronica saat mengecek Lokasi puting beliung

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hujan disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah kota Salatiga pada Rabu (22.10.20250 sekira pukul 11.00 membawa dampak.

Sejumlah pohon tumbang, puluhan rumah rusak, serta air yang meluap karena saluran tidak mampu menampung air.

Kepala BPBD kota Salatiga Roy Anjar menjelaskan, dari laporan update hingga sore hari ada beberapa hal.

Mulai dari pohon tumbang di Jalan Setiaki No. 15 Dukuh (SMP N 7 Salatiga) dan jalan Fatmawati RT 005 RW 003 Blotongan.

Kemudian puluhan rumah di seputaran Jl Indraprasta Bendosari Kumpulrejo.

“Hingga sore sedang proses assessment tim BPBD dan penanganan oleh warga sekitar,” jelas Roy.

Sementara terganggunya saluran air dilaporkan terjadi di Brajan Blotongan, Prampelan RT 01 Blotongan dan Soka Blotongan,.

Beruntung dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa, karena sebagian besar warga, sedang bekerja diluar rumah.

Akibat kejadian ini kerugian materiil yang ditaksir lebih dari ratusan juta rupiah.

Berdasarkan penuturan salah seorang warga yang rumahnya rusak cukup parah Setyo Adi peristiwa tersebut terjadi saat wilayahnya diguyur hujan gerimis disertai angin kencang.

Tiba-tiba, angin berputar kencang menerjang kawasan Bendosari RT 06 RW 05, Kelurahan Kumpulrejo, hingga merusak atap rumah warga dan beberapa bangunan, termasuk Kantor MTA Perwakilan Kota Salatiga.

Adapun beberapa rumah warga yang terdampak antara lain milik Istoni, Sapto, Yulius, Andreas, Ny Atik, Ny Sri Retnowati, Setyo Budi, Slamet Widodo, Irene, serta Setyo Adi Kuncoro. seluruh warga selamat dari kejadian tersebut.

Sementara itu usai kejadian, Kapolres Salatiga AKBP Veronica bersama jajaran segera turun ke Lokasi.

untuk melakukan pengecekan, memberikan dukungan moril kepada para korban, serta memastikan penanganan cepat oleh pihak terkait.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Polres Salatiga bersama instansi terkait akan terus membantu proses pemulihan dan memastikan warga terdampak mendapat perhatian yang layak. Yang terpenting, masyarakat tetap tenang dan waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem,” ungkap AKBP Veronica.

“Segera kita turunkan Personil untuk membantu dilokasi kejadian, khususnya membersihkan puing-puing aku akibat peristiwa ini”, tambah Veronica.

Hingga saat ini, jajaran Polres Salatiga bersama instansi terkait seperti BPPD, Tagana dan dibantu warga sekitar, masih melakukan pembersihan puing serta pemulihan jaringan listrik pasca-bencana. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

Warga dan petugas saat bersihkaan lokasi puting beliung

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]