URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Paguyuban Warga Terminal Tingkir (PWTT) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kota Salatiga. Ada tiga tuntutan yang disampaikan yakni penertiban pelanggaran trayek bus antar kota antar provinsi (AKAP), keberadaan terminal bayangan, dan rencana revitalisasi Terminal Tingkir.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PWTT Gelar Audiensi Tuntut Penertiban Terminal Bayangan di Tingkir

PWTT Gelar Audiensi Tuntut Penertiban Terminal Bayangan di Tingkir

PWTT Gelar Audiensi Tuntut Penertiban Terminal Bayangan di Tingkir

featured-img

Paguyuban Warga Terminal Tingkir (PWTT) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kota Salatiga.
Ada tiga tuntutan yang disampaikan yakni penertiban pelanggaran trayek bus antar kota antar provinsi (AKAP), keberadaan terminal bayangan, dan rencana revitalisasi Terminal Tingkir.

Ketua PWTT Muhammad Edi Kurniawan mengungkapkan mereka mengadu karena merasa resah selama ini seolah ada pembiaran atas sejumlah pelanggaran tersebut. “Selama kurang lebih empat tahun ini pelanggaran tersebut tidak ada tindakan tegas. Dari wilayah Gemolong, Bonomerto, hingga exit tol Salatiga sudah ada rambu, tapi yang melanggar tidak ditindak,” ujarnya, Senin (7/3/2022).

Mengenai revitalasi, dia mengungkapkan PWTT mendukung rencana tersebut. “Informasinya revitalisasi akan dimulai akhir Maret atau awal April ini. Itu waktunya tidak tepat karena menjelang ramadan dan lebaran,” tegas pria yang biasa dipanggil Wawan tersebut.

Dia meminta waktu revitalisasi dimulai setelah lebaran. “Karena saat lebaran, tentu arus lalu lintas akan ramai. Ditambah adanya pembangunan tentu akan menyebabkan kemacetan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan, baik penumpang maupun pekerja di terminal,” ungkapnya.

Wawan mengungkapkan dengan penegakan peraturan, maka Terminal Tingkir akan ramai penumpang. “Jadi ini harus selaras, antara perbaikan terminal dan penegakan peraturan. Buat apa terminal dibangun kalau tidak ada penumpang yang masuk,” paparnya.

Pengurus PWTT saat menyampaikan tujuan

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengungkapkan baru tahu ada sosialisasi mengenai rencana revitalisasi. “Saya baru tahu kalau sudah ada sosialisasi di Solo dan Rabu nanti di Balai Kelurahan Tingkir,” katanya.

Dance mengatakan revitalisasi Terminal Tingkir dilakukan berdasar Inpres 2020. Selain itu, dilakukan juga revitalisasi Jalan Jenderal Sudirman dan rusunawa. “Dan itu harus selesai paling lambat tahun 2023,” ujarnya.

Dikatakan, berdasar masukan dari PWTT, dirinya akan mengirim surat ke sejumlah instansi terkait sebelum revitalisasi Terminal Tingkir dilakukan. “Ini kan persoalan lintas wilayah, soal penegakan hukum, jadi aturan harus ditegakkan dulu dan yang melanggar ditertibkan,” kata Dance.

Dance mengatakan karena konsep pembangunan Terminal Tingkir dari pemerintah pusat, dia berharap agar PWTT tetap dilibatkan sehingga mendapatkan manfaat dari revitalisasi tersebut.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon