RASIKAFM.COM | SALATIGA – 1001 PTP ke-11 ini diselenggarakan di Bukit Delok, Dusun Sokowolu, Kelurahan Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Bukit Delok menjadi salah satu area yang paling banyak terbakar dan vegetasinya rusak parah ketika terjadi kebakaran hutan di Gunung Merbabu.
Komunitas Salatiga Peduli didirikan tahun 2006 di Salatiga atas dasar kesamaan tujuan para pendirinya menjawab tantangan sosial dan kemanusiaan akibat meletusnya Gunung Merapi, Dalam situasi aman dan damai, salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pelestarian alam dengan Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan dan menjadi budaya bagi para relawan dan pecinta alam adalah kegiatan “1001 Pendaki Tanam Pohon” yang dimulai sejak tahun 2014 telah dilaksanakan rutin tiap tahun serta menular ke berbagai Kota / Kabupaten dengan jutaan bibit dan ribuan orang terlibat dalam 1 dekade ini.
Purwanti Kusumaningtyas, Ketua Panitia penyelenggara, rangkaian kegiatan 1001 PTP ke-11 meneruskan tradisi yang sudah berjalan selama satu dekade, yaitu meliputi Bakti Sosial, Sarasehan dan diskusi tentang konservasi dan pelestarian alam, pentas seni di hari pertama. Di hari kedua, puncak acara penanaman diawali dengan apel relawan yang dilanjutkan dengan acara inti menanam lebih dari 1000 bibit pohon endemic merbabu yaitu Pohon Puspa, selain itu juga ada pohon kakao dan Africa yang akan dibagikan ke warga sekitar, semua Bibit ini adalah bantuan dari Yayasan Kayuwangi yang selalu mensupport konservasi di salatiga dan sekitarnya.
Ayub Rusyanto selaku Koordinator lapangan mengungkapkan bahwa panitia bekerjasama dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan perhelatan ini. Pada hari Minggu, 11 januari 2025 lebih dari 60 Orang dari warga Masyarakat sokowolu, Relawan dan Panitia Serta Pihak Taman Naional Gunung Merbabu telah melakukan kegiatan pra-tanam. Relawan dan warga serta panitia menyiapkan lebih dari 1000 lubang tanam bibit berikut acir sebagai penanda serta lokasi tanam serta lokasi Camp bagi peserta yang ingin menginap. Panitia dan warga membangun Toilet Darurat untuk membuat lokasi berkemah cukup ramah kepada peserta yang berasal dari berbagai kalangan.