URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelaku pencurian kebun alpukat di Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, berhasil diamankan setelah warga melaksanakan kegiatan ronda malam. Mereka berhasil menggondol tiga karung alpukat, dan warga yang geram membakar mobil yang digunakan oleh pelaku.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Kilogram Alpukat Raib Digasak Pencuri, Warga Banyubiru Geram Bakar Mobil Pelaku

Ratusan Kilogram Alpukat Raib Digasak Pencuri, Warga Banyubiru Geram Bakar Mobil Pelaku

Ratusan Kilogram Alpukat Raib Digasak Pencuri, Warga Banyubiru Geram Bakar Mobil Pelaku

Kondisi bangkai mobil pelaku pencurian alpukat di kebun warga Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru yang dibakar warga, Selasa (17/10/2023).

Foto: dok. Humas Polres Semarang

Kondisi bangkai mobil pelaku pencurian alpukat di kebun warga Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru yang dibakar warga, Selasa (17/10/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang dibuat geram atas ulah AF (22) dan BK (27). Pasalnya dua orang warga Kecamatan Bergas itu menggasak kebun alpukat milik warga. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil menggondol tiga karung alpukat yang diperkirakan mencapai 1 kuintal.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyampaikan, dua pelaku itu berhasil diamankan pada Selasa (17/10/2023) oleh warga yang mengadakan kegiatan ronda malam.

“Pencurian diperkirakan terjadi pada pukul 01.00 WIB. Pelaku diketahui oleh warga yang melakukan patroli ronda malam dan saat ini sudah diamankan pihak Polsek Banyubiru,” jelas Oka dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/10/2023).

Dijelaskan Oka, saat melancarkan aksi pencurian alpukat itu pelaku menggunakan satu unit mobil bernopol H 1849 QC. Warga yang terlanjur geram, melampiaskan amarahnya dengan membakar mobil pelaku.

“Sedangkan dua pelaku berhasil diamankan sehingga tidak turut menjadi sasaran amukan warga,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Banyubiru AKP Sungkowo menuturkan sesaat setelah aksi pencurian terjadi, warga melaksanakan ronda malam dan berhasil mengamankan satu orang pelaku. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak Polsek Banyubiru.

“Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, personel bersama warga melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan kembali satu pelaku yang bersembunyi di kebun alpukat,” terangnya.

Berdasarkan keterangan dari para saksi, kebun alpukat yang menjadi sasaran pencurian adalah milik Mahfudi (60) dan Yanto (48), warga Dusun Pagergedog.

“Saat ini pelaku masih kami amankan di Polsek Banyubiru untuk dimintai keterangan,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara