URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk Fuso dan Honda CR-V terjadi antara Rahmat dan Teguh di Jalan Soekarno-Hatta KM 32, Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (15/12/2025) malam. Insiden ini dipicu dugaan rem blong saat truk melaju turunan, hingga menabrak mobil yang berhenti berputar arah dan menyeretnya puluhan meter.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Mobil hingga Terseret 25 Meter di Bawen

Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Mobil hingga Terseret 25 Meter di Bawen

Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Mobil hingga Terseret 25 Meter di Bawen

Kondisi mobil Honda CR-V yang ringsek usai terlibat kecelakaan dengan truk Fuso yang diduga mengalami masalah pengereman di Jalan Soekarno-Hatta KM 32 Bawen, Senin (15/12/2025) malam. Foto: Humas Polres Semarang
Kondisi mobil Honda CR-V yang ringsek usai terlibat kecelakaan dengan truk Fuso yang diduga mengalami masalah pengereman di Jalan Soekarno-Hatta KM 32 Bawen, Senin (15/12/2025) malam. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Solo–Semarang, tepatnya di depan PT Apac Inti Corpora, Jalan Soekarno-Hatta KM 32, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (15/12/2025) malam. Sebuah truk Fuso berpelat nomor P 8031 UR tanpa muatan menabrak mobil Honda CR-V berpelat nomor KT 1316 KQ setelah diduga mengalami rem blong.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.15 WIB dan melibatkan dua kendaraan yang melaju searah dari Solo menuju Semarang. Akibat benturan keras, mobil Honda CR-V terseret sejauh kurang lebih 25 meter.

Pengemudi truk, Rahmat (39), warga Probolinggo, Jawa Timur, saat dimintai keterangan menjelaskan ia mulai merasakan rem tidak berfungsi sekitar 50 meter sebelum lokasi kejadian.

“Pas di turunan itu tiba-tiba rem tidak berfungsi, terus langsung nabrak mobil di sebelah kanan,” katanya.

Menurut pengakuan Rahmat, ia melakukan perjalanan dari Yogyakarta untuk mengambil muatan.

“Ini truknya kosong, mau muat barang di Semarang,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani saat dikonfirmasi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, pengemudi mobil mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Ken Saras untuk mendapatkan perawatan medis.

“Truk Fuso mengalami gangguan fungsi rem. Pengemudi truk sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kaposlantas Ambarawa Ipda Henry Bagus di lokasi kejadian menuturkan, posisi mobil Honda CR-V yang dikemudikan oleh Teguh (46) warga Salatiga saat kejadian sedang berhenti untuk berputar arah.

“Karena situasi lalu lintas ramai dan jarak sudah dekat, truk tidak dapat menghindar dan menabrak mobil hingga terseret sekitar 25 meter,” jelasnya.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi, dan arus lalu lintas kembali normal meskipun sempat terjadi antrean dari kedua arah. (win)

BACA JUGA :

Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon